MASAPNEWS – Angin
puting beliung yang terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Sabtu
(19/12) siang, memporak-porandakan rumah warga di sejumlah kecamatan di daerah
setempat.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, ada tiga desa di dua kecamatan mengalami
bencana angin puting beliung,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga di Kuala Kapuas,
Sabtu.
Pertama, kejadian bencana angin puting beliung menimpa di Desa Sei Pitung Rukun
Tetangga 001, Kecamatan Kapuas Barat, sekitar pukul 14.30 WIB, yang
mengakibatkan korban jiwa sebanyak satu Kepala Keluarga dan 4 orang jiwa
terdampak.
Selanjutnya, angin puting beliung terjadi di Desa Manggala Permai, Kecamatan
Kapuas Murung, sekitar pukul 17.00 WIB, yang menimpa satu unit rumah mengalami
rusak berat dan delapan unit rumah warga mengalami rusak ringan. Untuk korban
jiwa ada sebanyak delapan KK dan 30 jiwa yang terdampak.
Kemudian, angin puting beliung terjadi di Desa Penda Ketapi RT.002, Kecamatan
Kapuas Barat, sekitar pukul16.15 WIB, yang menimpa satu unit rumah warga
setempat mengalami rusak berat. Untuk korban jiwa ada sebanyak 2 KK dan 8 Jiwa
terdampak dalam musibah yang terjadi.
“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Upaya dilakukan BPBD Kapuas dan
Dinsos Kapuas akan melakukan berkoordinasi dengan OPD terkait, seperti pihak
kecamatan dan pihak terkait lainnya serta menyiapkan kebutuhan untuk korban
terdampak,” kata Panahatan Sinaga.
Angin puting beliung ini terjadi, kata Panahatan, karena dampak dari cuaca
ekstrem dalam beberapa hari kebelakangan ini. Untuk itu, ia mengimbau kepada
masyarakat di daerah setempat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrim saat
ini, terutama angin puting beliung.
“Kepada masyarakat, sekali lagi kita ingatkan untuk selalu waspada dan
berhati-hati terhadap cuaca ekstrim dalam bulan-bulan ini. Terutama angin
puting beliung,” demikian Panahatan Sinaga. (ANT/MN-3)









