MASAPNEWS – Komisi
Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah bersama pihak terkait
lainnya memusnahkan 99 surat suara rusak Pemilihan Kepala Daerah Kalteng 2020.
“Pemusnahan surat suara rusak ini dilakukan agar tidak ada ruang untuk
disalahgunakan,” ucap Ketua KPU Gumas Stepenson saat dibincangi awak media usai
pemusnahan surat suara, di halaman kantor KPU setempat, Selasa.
Dia menjelaskan, dalam pemusnahan surat suara yang dilakukan dengan cara
dibakar tersebut pihaknya melibatkan Badan Pengawas Pemilu, kepolisian, serta
kejaksaan, dengan disaksikan berbagai pihak terkait lainnya.
Dengan terlibatnya Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, dan disaksikan berbagai
pihak terkait lainnya, dia berharap seluruh pihak mengetahui bahwa proses
pemusnahan surat suara rusak dilakukan secara transparan.
Menurut dia, di gudang KPU Gumas juga terdapat kotak suara rusak. Hanya saja,
untuk pemusnahan kotak suara rusak masih menunggu petunjuk lebih lanjut
sehingga tidak dilakukan bersamaan dengan pemusnahan surat suara rusak.
Lebih lanjut, untuk pendistribusian logistik, baik logistik pemilihan maupun
logistik protokol kesehatan, telah dimulai sejak Senin (7/12) lalu dan
diprioritaskan bagi sembilan kecamatan yang jaraknya jauh dari kantor KPU
Gumas.
“Sembilan kecamatan yang menjadi prioritas adalah Rungan Hulu, Rungan, Rungan
Barat, Manuhing, Manuhing Raya, Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan
Damang Batu,” beber Stepenson.
Sedangkan tiga kecamatan lain yakni Sepang, Mihing Raya, dan Kurun
pendistribusian logistik menyesuaikan situasi dan kondisi, karena jarak ke tiga
kecamatan tersebut terbilang dekat dan sebagian besar jalan sudah beraspal.
Alur pendistribusian logistik dimulai dari KPU kabupaten ke panitia pemilihan
kecamatan (PPK). Dari PPK lanjut ke panitia pemungutan suara (PPS), dan dari
PPS lanjut lagi ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
“Seluruh logistik sudah sampai di seluruh kecamatan, kecuali di wilayah
Kecamatan Kurun. Pendistribusian di wilayah Kecamatan Kurun dilakukan pada
tanggal 8 Desember 2020, karena jaraknya dekat dan akses darat terbilang baik,”
jelas Stepenson. (ANT/MN-3)









