Selamat Pagi | Jumat, Agustus 21, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Kotawaringin Timur

Warga Kotim ramai-ramai berwisata ke pantai sebelum ditutup

adminmasap by adminmasap
Desember 28, 2020
in Kotawaringin Timur
0
Wisatawan memadati lokasi baru pantai di perbatasan Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan yang banyak disebut dengan nama Pantai Gaul, Minggu (27/12/2020). (ANT/IST)

Wisatawan memadati lokasi baru pantai di perbatasan Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan yang banyak disebut dengan nama Pantai Gaul, Minggu (27/12/2020). (ANT/IST)

60
SHARES
461
VIEWS






MASAPNEWS – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah ramai-ramai berwisata ke Pantai Ujung Pandaran untuk menghabiskan libur akhir pekan sebelum objek wisata itu ditutup menjelang pergantian tahun.

“Mumpung masih libur, jadi lebih baik ke pantai. Di tengah pandemi COVID-19 ini saya rasa pantai menjadi objek wisata pantai cukup aman karena tidak sampai ada kerumunan padat yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19,” kata Heriyadi, warga Sampit, Minggu.

Sejak cuti bersama menyambut Natal pada Kamis (24/12) lalu, hingga hari ini Pantai Ujung Pandaran dipadati pengunjung. Wisatawan yang datang tidak hanya dari Kotawaringin Timur, tetapi juga dari kabupaten tetangga yaitu Seruyan, bahkan dari Kota Palangka Raya.

Pengunjung rela menempuh perjalanan sekitar 85 kilometer dari pusat Kota Sampit hanya untuk menikmati keindahan pantai yang membentang hingga perbatasan Kabupaten Seruyan tersebut.

Objek wisata Pantai Ujung Pandaran memang sangat menarik untuk dikunjungi. Apalagi, fasilitas yang disediakan pihak swasta di lokasi itu cukup beragam sehingga wisatawan akan merasa nyaman, bahkan jika memutuskan untuk menginap.

Menjelang pergantian tahun ini, wisatawan yang datang ke pantai tersebut cukup banyak. Sebagian dari mereka mengaku sengaja datang berwisata sebelum objek wisata pantai tersebut ditutup saat pergantian tahun.

“Mumpung belum ditutup. Nanti saat tahun baru kan ditutup. Jadi walaupun libur, susah juga nanti kalau ditutup. Makanya lebih baik sekarang, mumpung masih bisa,” celetuk Rahman, seorang wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Fajrurrahman mengatakan, pemerintah daerah sudah membuat kebijakan terkait larangan perayaan pergantian tahun, termasuk operasional objek wisata.

Ketentuan itu telah diatur dalam surat edaran Bupati Kotawaringin Timur pada 17 Desember dan 20 Desember 2020. Surat edaran itulah yang menjadi rujukan seluruh instansi terkait dalam menjalankan tugas pengawasan.

Dalam surat edaran itu ditegaskan bahwa seluruh masyarakat dilarang melaksanakan perayaan pergantian tahun baru 2020/2021 di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Masyarakat diimbau mengisi malam pergantian tahun 2020/2021 dengan berdoa di rumah masing masing, atau dapat melaksanakan di rumah ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut, serta tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Saat malam tahun baru atau 31 Desember 2020, seluruh tempat hiburan masyarakat ditutup pada paling lambat pukul 23.00 WIB. Tidak boleh ada perayaan malam tahun baru karena dikhawatirkan menimbulkan kerumunan dan rawan memicu terjadinya penularan COVID-19.

Tempat Wisata seperti Taman Kota, Ikon Jelawat, Pantai Ujung Pandaran dan tempat wisata lainnya di Kabupaten Kotawaringin Timur, ditutup mulai 30 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai 2 Januari 2021 pukul 00.00 WIB.

Menurut Fajrurrahman, kebijakan itu dibuat pemerintah daerah karena melihat perkembangan kasus COVID-19 yang terus meningkat. Masyarakat disarankan tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan.

“Lebih baik tetap di rumah saja. Atau bisa juga membuat acara bersama keluarga sendiri di rumah, tanpa mengundang orang luar. Yang penting kan perasaan bahagia dan suka citanya. Protokol kesehatan juga harus tetap dijalankan. Semoga kita dihindarkan dari COVID-19 dan penyakit lainnya,” demikian Fajrurrahman. (ANT/MN-3)

Previous Post

Madrid perpanjang kontrak Luka Modric

Next Post

Arena pertandingan PON Papua selesai direnovasi

Related Posts

Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim dukung ketegasan Gubernur terkait plasma

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Pemda Kotim diminta antisipasi konflik masyarakat dan PBS

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim sebut IMB bisa tingkatkan PAD

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ingin PAD dari galian C dimaksimalkan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Laporkan jika ada dugaan penyimpangan pembangunan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ajak masyarakat awasi pembangunan

November 5, 2022
Next Post
Warga melintas dekat Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih di Kota Jayapura, Papua, Selasa (22/9/2020). Renovasi gedung tersebuti masuk tahap akhir dan ditargetkan selesai di penghujung tahun 2020 untuk dipergunakan sebagai Venue Tinju pada PON XX tahun 2021 mendatang. (ANT)

Arena pertandingan PON Papua selesai direnovasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    719 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    496 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    455 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    295 shares
    Share 118 Tweet 74
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.