MASAPNEWS – Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gunung Mas Yohanes Tuah mengatakan pihaknya menerima sejumlah usulan dari para pedagang yang menginginkan area dermaga/pelabuhan Kota Kuala Kurun dapat dimanfaatkan menjadi tempat permainan anak dan kuliner.
”Kami menyambut baik usulan tersebut, karena ada peluang untuk menambah PAD baru dari biaya sewa yang dipungut kepada pedagang yang menyewa area dermaga/pelabuhan itu,” ucapnya saat rapat koordinasi di Kuala Kurun, Selasa.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/02/09/wabup-gumas-pimpin-rakor-pemanfaatan-dermaga-kota-kuala-kurun/
Dia mengatakan, area dermaga/pelabuhan memang berada di lokasi strategis. Daripada dibiarkan kosong di sore hingga malam hari, lebih baik tempat tersebut dimanfaatkan untuk menjadi peluang usaha oleh para pedagang, sehingga bisa memberikan penghasilan yang lebih baik.
Pemanfaatan area dermaga/pelabuhan, sambung dia, sejalan dengan rencana Pemkab Gumas yang ingin mencari sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru. Namun dalam pelaksanaannya hendaknya tidak menggangu ketertiban umum dan merusak bangunan sekitar.
Kedepan akan dibuat peraturan yang mengatur pemanfaatan area dermaga/pelabuhan menjadi tempat permainan anak dan kuliner, sehingga semua berjalan lancar, baik dari sisi pedagang yang mendapatkan penghasilan maupun pemerintah yang memperoleh PAD.
”Upaya yang kami lakukan ini, merupakan salah satu cara agar bisa memenuhi kewajiban dalam mencapai target PAD yang dibebankan,” tandas Kepala DLHKP Kabupaten Gumas.









