MASAPNEWS – Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yohanes Tuah melalui Kepala Bidang Pengelolaan Tahura Colombus mengatakan Tahura Lapak Jaru berhasil memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2020 lalu.
“Walau pengunjung Tahura Lapak Jaru pada tahun 2020 lalu menurun jika dibandingkan pengunjung tahun 2019, target PAD tetap dapat tercapai,” ucapnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/02/09/tahura-lapak-jaru-gumas-alami-penurunan-pengunjung-selama-2020/
Dia menyebut, pada tahun 2020 lalu target PAD dari retribusi tempat wisata yakni karcis masuk Tahura Lapak Jaru adalah sebesar Rp10 juta dan berhasil terealisasi sekitar Rp19 juta atau 192,58 persen.
Disamping itu, pada tahun 2020 lalu retribusi tempat khusus parkir yakni jasa parkir Tahura Lapak Jaru memiliki target PAD sebesar Rp7,5 juta dan mampu terealisasi sekitar Rp7,6 juta atau 101,56 persen.
“Pada tahun 2021 ini target PAD dari retribusi tempat wisata yakni karcis masuk Tahura Lapak Jaru adalah sebesar Rp35 juta dan retribusi tempat khusus parkir yakni jasa parkir Tahura Lapak Jaru memiliki target PAD sebesar Rp15 juta,” jelas Colombus. (ANT/MN-3)









