Selamat Siang | Sabtu, April 25, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Kotawaringin Timur DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim: Perusahaan besar saya harap bantu serap beras petani lokal

adminmasap by adminmasap
April 30, 2021
in DPRD Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur
0
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj Darmawati. (ANT/IST)

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj Darmawati. (ANT/IST)

36
SHARES
279
VIEWS






MASAPNEWS – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Hj Darmawati meminta aksi nyata perusahaan besar swasta membantu petani lokal dengan menyerap beras hasil panen mereka.

“Ini langkah nyata. Karyawan perkebunan kelapa sawit di Kotawaringin Timur ini ada puluhan ribu orang. Mereka pasti perlu beras untuk konsumsi. Kalau peduli ingin membantu petani lokal kita, tinggal diarahkan supaya mereka membela beras lokal. Kalau ini berjalan, saya yakin ini dampaknya akan sangat besar terhadap petani kita,” kata Darmawati di Sampit, Jumat.

Saat ini petani Kotawaringin Timur sangat bersemangat mengembangkan usaha pertanian. Terlebih di tengah pandemi COVID-19 ini, sektor pertanian menjadi harapan bisa bertahan dan menyerap tenaga kerja.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kotawaringin Timur, angka sementara tahun 2020 produksi beras daerah ini mencapai 48.548 ton, sedangkan kebutuhan beras masyarakat sebesar 41.424 ton sehingga surplus 7.124 ton. Sementara target produksi pada 2021 sebesar 82.136 ton gabah kering giling.

Produksi beras Kotawaringin Timur terus meningkat sehingga sudah seharusnya pemerintah memikirkan membantu pemasarannya. Sangat disayangkan jika pemerintah hanya mendorong peningkatan produksi namun tidak membantu pemasarannya.

Hingga saat ini masih banyak petani yang mengeluhkan pemasaran yang belum optimal. Sebagian dari mereka akhirnya menjual kepada tengkulak dari luar daerah meski risikonya adalah harga yang terbilang rendah.

Menurut Darmawati, pihak swasta juga bisa berperan membantu ini dengan menyerap beras dari petani lokal. Apalagi, beras hasil panen petani Kotawaringin Timur tersedia sesuai kebutuhan masyarakat, baik beras yang menghasilkan nasi pulen maupun kering.

“Soal teknisnya, pemerintah kabupaten bisa bekerjasama dengan perusahaan perkebunan. Selanjutnya pihak perkebunan membeli beras dari petani lokal kemudian disalurkan kepada karyawan, bisa pula melalui koperasi di perusahaan,” tambah Darmawati.

Saat ini ada lebih dari 50 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kotawaringin Timur. Selain itu juga ada perusahaan kehutanan, pertambangan, sektor jasa dan lainnya.

Jika setiap perusahaan peduli dengan membantu membeli beras dari petani lokal, maka serapan yang maksimal akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan petani, serta profesi ikutannya seperti pedagang, angkutan dan lainnya.

Tidak hanya sektor swasta, pemerintah daerah sendiri juga harus melakukan aksi nyata menyerap beras hasil panen petani lokal. Langkah ini sudah seharusnya dilakukan untuk membantu petani dan menggerakkan sektor ekonomi ikutan di bidang pertanian.

“Jangan hanya mendorong petani meningkatkan produksi tapi pemasarannya tidak dibantu. Dulu sempat pemerintah daerah mengarahkan pegawai dan karyawan membeli beras lokal. Itu sudah bagus. Seharusnya dilanjutkan sehingga petani kita semakin bersemangat dan sejahtera,” demikian Darmawati.

Sementara itu, saat panen raya di Sei Sugih Kelurahan Kota Besi Hulu Kecamatan Kota Besi, Camat Kota Besi Ninuk Muji Rahayu menyampaikan aspirasi petani setempat yang salah satunya masih adanya kendala sehingga petani setempat menjual hasil panen dalam bentuk gabah.

Harga jual gabah berkisar antara Rp5.000 sampai Rp6.000/kg, sedangkan dalam bentuk beras antara Rp10.000 hingga Rp12.000/kg. Perlu dukungan agar petani bisa memaksimalkan pemasaran beras sehingga pendapatan petani meningkat. (ANT/MN-3)

Previous Post

Lomba bercerita diharap bisa tumbuhkan minat baca anak-anak Gumas

Next Post

Sinode Umum XXIV GKE diundur lagi ke Juli 2021

Related Posts

Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim dukung ketegasan Gubernur terkait plasma

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Sutik. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Pemda Kotim diminta antisipasi konflik masyarakat dan PBS

November 6, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim sebut IMB bisa tingkatkan PAD

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Nadie Enggon. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ingin PAD dari galian C dimaksimalkan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Laporkan jika ada dugaan penyimpangan pembangunan

November 5, 2022
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Khozaini. (IST)
DPRD Kotawaringin Timur

Legislator Kotim ajak masyarakat awasi pembangunan

November 5, 2022
Next Post
Bendahara Panitia Sinode Umum XXIV GKE 2021 di Kuala Kurun Hardeman. (ANT/IST)

Sinode Umum XXIV GKE diundur lagi ke Juli 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.