MASAPNEWS – Seluruh
pengurus dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan se-Provinsi Kalimantan
Tengah telah bertekad, untuk kembali memenangi pemilihan umum, baik legislatif,
presiden maupun kepala daerah, yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2024.
Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S Dohong di Palangka Raya, Selasa, mengatakan
tekat tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh pengurus dan kader bekerja
keras serta memahami isu-isu yang sedang berkembang di daerah ini.
“Itulah kenapa pengurus inti PDIP, baik provinsi maupun kabupaten/kota
se-Kalteng, perlu berkumpul untuk membahasnya,” ucapnya.
Dikatakan, berkumpulnya para pengurus inti, yakni Ketua dan Sekretaris serta
Bendahahara di tingkat DPD hingga DPC se-Kalteng itu, dirangkai dengan Rapat
Kerja Daerah (rakerda) ke-II tahun 2021 di
Cristian Center Palangka Raya, Kamis (24/6/2021).
Arton mengatakan dalam rakerda itu, persoalan-persoalan yang terjadi di daerah
ini, juga nantinya akan turut dibahas. Hasil dari pembahasan itu, nantinya akan
dibawa kembali dalam rapat kerja nasional (rakernas) PDIP yang rencananya
dilaksanakan Agustus 2021.
“Kami akan melihat dan membahas situasi, kebutuhan dan persoalan yang
terjadi di Kalteng itu seperti apa. Ini jadi salah satu keputusan yang akan
dilaporkan ke DPP PDIP,” beber dia.
Mantan Bupati Gunung Mas itu menegaska bahwa rakerda itu juga meningkatkan
solidaritas sekaligus merumuskan berbagai hal, baik masukan ataupun saran yang
nantinya akan disampaikan dalam rapat kerja nasional (rakernas) PDI Perjuangan.
“Kalau untuk isu pemilihan presiden di tahun 2024, kami belum sampai ke
sana. Dalam rakerda ini, kami lebih fokus pada persiapan pemilu di tahun 2024
secara keseluruhan,” kata Arton.
Menurut mantan Anggota DPRD Kalteng itu, tahapan pemilu tahun 2024 sebenarnya
sudah akan dimulai pada akhir tahun 2021. Sebab, berdasarkan aturan,
mempersiapkan pemilu tahun 2024 diberikan waktu selama 25 bulan.
“Kita jangan melihat tanggal pelaksanaan pemilu tahun 2024 masih relatif
lama. Tidak. Tahapan atau proses pemilu 2024 itu sudah akan dimulai Desember
2021. Ini perlu dilihat dan dipersiapkan berbagai hal,” demikian Arton.
(ANT/MN-3)









