MASAPNEWS – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah mengingatkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal harus menerapkan protokol kesehatan.
“Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal harus menerapkan protokol kesehatan, agar tidak sampai menimbulkan klaster baru penularan COVID-19,” ujar Riskon di Sampit, Kamis (5/8/2021).
Dia menuturkan, vaksinasi yang dicanangkan pemerintah pusat diharap bisa menjadi solusi agar masyarakat terhindar dari COVID-19.
Akan tetapi, sambung dia, jika tata caranya berkerumun dan berdesak-desakan maka malah akan berisiko menjadi terpapar COVID-19.
Hal itu disampaikan Riskon menanggapi kerumunan warga yang antre vaksinasi COVID-19 di sebuah pusat perbelanjaan modern di Sampit.
Warga berdesakan tanpa menjaga jarak sehingga dinilai berisiko terjadi penyebaran COVID-19 jika ada yang terpapar virus mematikan itu.
Foto dan video suasana warga berdesakan saat antrean vaksinasi tersebut dengan cepat menyebar. Hal itu pun menimbulkan tanggapan masyarakat yang umumnya menyayangkan kejadian itu.
Riskon mengaku sangat menyayangkan sekali kejadian ini. Masyarakat berdesak-desakan saat antri vaksinasi yang diadakan di mal tersebut.
Politisi muda Partai Golkar ini mengingatkan, ini harus menjadi perhatian pihak penyelenggara vaksinasi agar tujuan vaksinasi bisa tercapai. Masyarakat yang antre untuk divaksinasi diharapkan tetap aman, dan setelah vaksin pun aman.
Jangan sampai malah sebaliknya, setelah kegiatan vaksinasi malah terpapar COVID-19. Risiko sangat tinggi karena terjadi kerumunan warga saat antre. (ANT/MN-3)








