MASAPNEWS – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terhadal ternak babi yang sakit, milik warga di Desa Dahian Tambuk, Kecamatan Mihing Raya, Sabtu (18/9/2021).
Kepala Distan Kabupaten Gumas, Letus Guntur mengatakan, pihaknya mendapat laporan ternak babi yang sakit di Dahian Tambuk pada Jumat (17/9/2021) lalu.
“Kemudian pada Sabtu (18/9/2021) kami langsung turun ke sana untuk melakukan penanganan,” ucap Letus saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (21/9/2021).
Dia menuturkan, berdasarkan laporan dari Kepala Desa (Kades) Dahian Tambuk, Pendi, ternak babi yang sakit berjumlah 23 ekor dan yang mati ada 16 ekor.
Dari 23 ekor ternak babi yang sakit tadi, ujar mantan Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Gumas ini, sebanyak 17 ekor sudah diberi pengobatan dan enam ekor lainnya ternyata sudah dipotong oleh pemilik.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Yuliana Elisabet mengatakan, dari pemeriksaan ternak di lapangan, gejala penyakit pada umumnya yakni demam, badan gemetaran, nafsu makan berkurang, dan ada warna merah pada badan.
Dia menjelaskan, di musim hujan seperti saat ini ternak memang rentan terserang berbagai penyakit. Oleh sebab itu, warga harus benar-benar waspada dan memperhatikan kesehatan ternak, supaya ternak tidak mudah terserang penyakit.
Yang dimaksud dengan menjaga kebersihan adalah kebersihan kandang ternak, termasuk tempat pakan dan minum. Dengan kondisi kandang, tempat pakan dan minum yang bersih maka ternak tidak mudah terserang berbagai penyakit.









