Selamat Sore | Kamis, April 30, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Ekonomi

Kemendag katakan tujuh UMKM binaannya berhasil ekspor

adminmasap by adminmasap
September 26, 2021
in Ekonomi
0
Perajin mengerjakan pembuatan tempat minum (tumbler) dari bahan bambu yang telah di ekspor ke negara Jerman di MQ Art Bamboo, Kelurahan Situgede, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9/2021). Pemerintah akan memberikan stimulus dana untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) senilai Rp200 miliar yang diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner dan kriya. (MASAPNEWS/ANT)

Perajin mengerjakan pembuatan tempat minum (tumbler) dari bahan bambu yang telah di ekspor ke negara Jerman di MQ Art Bamboo, Kelurahan Situgede, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9/2021). Pemerintah akan memberikan stimulus dana untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) senilai Rp200 miliar yang diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner dan kriya. (MASAPNEWS/ANT)

28
SHARES
218
VIEWS






MASAPNEWS – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan tujuh perusahaaan peserta program pendampingan ekspor (Export Coaching Program/ECP) asal Sulawesi Selatan dan Yogyakarta mampu mengantarkan UMKM binaannya melakukan ekspor.

“Hal itu tentu saja cukup membanggakan di tengah kendala logistik kelangkaan kontainer ekspor selama pandemi COVID-19,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi lewat keterangannya di Jakarta, Minggu.

Didi menyampaikan, Kemendag akan terus mendampingi, membantu, mendorong, dan memberikan fasilitasi kepada pelaku usaha potensial ekspor guna peningkatan kesiapannya untuk mendukung peningkatan ekspor secara nasional.

Pelaku usaha yang berhasil ekspor tersebut bergerak di bidang industri kerajinan, makanan dan minuman, serta kayu dan produk kayu.

Didi Sumedi menjelaskan capaian ini tidak terlepas kerja sama Kemendag dengan dinas yang menangani sektor perdagangan di Pemprov Sulawesi Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu juga tidak lepas dari komitmen yang kuat serta kerja keras dari para pelaku usaha peserta ECP.

Ketujuh pelaku UMKM tersebut, tiga di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan yakni PT Bumi Runut Bersama yang berasal dari Kabupaten Pangkep merupakan UKM milenial telah berhasil melakukan ekspor perdananya ke China berupa cocofiber sebanyak 1 kontainer senilai 5.135 dolar AS.

Selain itu, CV Sumber Pangan Nusantara berhasil melakukan ekspor perdana ke Malaysia produk foodstuff (makanan ringan) sebanyak 1 kontainer 40HC ke Tawau Malaysia senilai Rp103 juta, dan CV LARS dari Makassar berhasil ekspor produk rumput laut ke Taiwan senilai 1.764 dolar AS.

Sementara itu empat UMKM dari Yogyakarta, yakni CV Ride One Gallery berhasil ekspor Cermin Antique ke Prancis dengan nilai transaksi 24.600 dolar AS dan ekspor Glass Handicraft ke Belgia dengan nilai transaksi Rp167.963.482 (2 x 40 HC), CV Solobeat berhasil melakukan ekspor perdana ke pasar baru, sejumlah 1.000 drumsticks ke Ghana Afrika dengan nilai 4.000 dolar AS dan 200 pasang Solobeat drumsticks ke negara Kolombia senilai 1.200 dolar AS.

Selain itu, PT Bumicharya Utama Luhur ekspor produk Teak Flooring ke Italia dengan nilai 69.000 euro dan PT. Serena Sejahtera berhasil ekspor untuk produk Salak sebanyak 6.500 kg ke pasar non tradisional Kamboja dengan nilai 14.553 dolar AS.

“Pelepasan produk ekspor menjadi komitmen kami sebagai upaya meningkatkan daya saing dan memotivasi para pelaku usaha,” ujarnya.

Capaian ini menyusul keberhasilan UMKM peserta ECP yang telah berhasil melakukan ekspor sebelumnya. Pada 2021 atau saat masih dalam kondisi pandemi COVID-19 ini sudah ada 10 pelaku asal Jawa Timur berhasil melakukan ekspor dengan produk kapok fiber, coconut charcoal, kelapa, alas kaki, kerajinan kaca, tas kerajinan Aceh dan coco powder, damar batu, glassware, interior dari batu alam.

Adapun negara tujuan ekspor mereka yaitu India, Rusia, Vietnam, Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan Argentina, Angola dan Belanda.

Sementara itu Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Heryono Hadi Prasetyo menjelaskan keberhasilan ini berkat kerja sama tim yang baik antara BB PPEI dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta mampu mengantarkan binaannya para UMKM untuk melakukan kegiatan ekspor.

“Diharapkan para pelaku usaha mampu menjalankan bisnis ekspornya secara efektif dan mandiri.” katanya.

Heryono menambahkan bahwa permasalahan yang sering dihadapi pelaku usaha di antaranya adalah keterbatasan kapasitas produksi, SDM, persyaratan, promosi, serta pengetahuan tentang regulasi ekspor, baik di dalam negeri maupun di negara tujuan ekspor.

“Oleh karena itu, melalui ECP, peserta juga diharapkan dapat menambah wawasan mengenai cara mengatasi berbagai kendala yang dihadapi untuk menjadi eksportir yang tangguh,” ujarnya.

Dijelaskan, ECP untuk wilayah Sulawesi Selatan saat ini akan memasuki tahap ketiga yaitu Pendampingan Market Development dari 8 tahapan. PPEI bersama para coach dan tim dari Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen dan memotivasi serta terus mendampingi peserta ECP guna berhasil menembus pasar ekspor.

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari rajinnya UKM dalam mengikuti proses pendampingan dan konsultasi dengan coach untuk hal-hal teknis persiapan ekspor, dokumen serta pengiriman.

Sedangkan empat pelaku usaha asal Yogyakarta yang mengikuti kegiatan pendampingan ekspor di tahun ini, meskipun program ECP masih belum selesai, berhasil melaksanakan kegiatan ekspor perdana secara mandiri dan ekspor berkala meski di tengah kondisi ketidakpastian global akibat pandemi COVID-19.

“Peserta ECP telah diberikan pendampingan mengenai kesiapan dokumen ekspor, hal-hal yang dipersiapkan ketika bernegosiasi dengan calon buyer, pengetahuan tentang kepabeanan dan pengiriman barang ekspor, kalkulasi harga ekspor dan sistem pembayaran ekspor. Diharapkan semakin banyak UMKM yang berhasil ekspor dan mampu mendorong peningkatan ekspor Indonesia di pasar global,” kata Heryono. (ANT/MN-2)

Previous Post

CSIS: Gaya komunikasi politik Airlangga bisa naikan elektabilitas

Next Post

Batu Batanggui, tempat pertapaan Tjilik Riwut di Lamandau  

Related Posts

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun
Ekonomi

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun

April 26, 2026
Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Pemerintah siapkan akses modal untuk UMKM yang terlibat MBG

Januari 25, 2025
Produk minyak goreng rakyat atau MinyaKita yang disegel oleh Kementerian Perdagangan di Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Mendag: Naiknya harga MinyaKita karena permainan harga di distributor

Januari 24, 2025
Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Kemen BUMN-Kemendag buka akses pasar internasional untuk UMKM

Januari 24, 2025
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat mencoba membatik pada kain di Kampung Batik Giriloyo Desa Wukirsari Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (23/1/2025) (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Menteri Pariwisata ajak generasi muda ikut lestarikan batik

Januari 23, 2025
Next Post
Wabup Lamandau Riko Porwanto, S.STP (pakai peci) sedang berfhoto didepan cagar alam Batu Batanggui

Batu Batanggui, tempat pertapaan Tjilik Riwut di Lamandau  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    287 shares
    Share 115 Tweet 72
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.