MASAPNEWS – Banjir kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), tepatnya di Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, Sabtu (2/10/2021).
Legislator Kabupaten Gumas, Evandi mengaku prihatin banjir kembali terjadi di kabupaten setempat, dan menilai kondisi banjir yang terjadi secara umum di Kalimantan Tengah (Kalteng) harus menjadi perhatian nasional.
“Sudah saatnya Kalteng menjadi perhatian Pemerintah Pusat. Perhatian yang dimaksud bukan hanya sekedar bantuan sembako, tetapi dukungan kebijakan anggaran untuk normalisasi bantaran sungai dan penertipan perizinan perkebunan, pertambangan dan HTI/HPH,” ucap Evandi.
Sebelumnya beberapa wilayah di Kabupaten Gumas mengalami banjir yang terbilang parah, sebab dalam satu bulan banjir bisa terjadi sampai tiga kali. Banjir yang terjadi tiga kali dalam satu bulan tidak pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan III yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini meyebut, untuk mengatasi hal seperti ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten maupun provinsi tidak akan cukup.
“Salah satu solusi yang bisa dilakukan Pemerintah Pusat yaitu dengan melakukan relokasi desa-desa yang ada di bantaran sungai. Kita daerah siap mengusulkan, asal ada dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat,” imbuh politisi Partai Nasdem ini.
Kondisi Tumbang Napoi yang mengalami banjir juga beredar di media sosial yakni Facebook. Akun Facebook Dadar Timbang sempat melakukan siaran langsung terkait banjir yang terjadi di Tumbang Napoi pada Sabtu (2/10/2021) pagi. (GCM/MN-2)









