MASAPNEWS – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Riskon Fabiansyah mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai potensi gelombang ketiga lonjakan kasus COVID-19.
“Banyak para pakar epidemiologi memprediksi bahwa Indonesia berpotensi akan menghadapi gelombang ketiga COVID-19 di akhir tahun ini. Ini tentu perlu diwaspadai, termasuk kita di Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Riskon di Sampit, Selasa.
Menurut politisi berlatar belakang pengusaha muda ini, melihat perkembangan di beberapa negara di Eropa maupun Asia, grafik penyebaran COVID-19 varian baru mulai mengalami lonjakan dari sebelumnya yang sudah melandai.
Diperkirakan ada beberapa faktor yang menyebabkan lonjakan grafik COVID-19 di beberapa negara, diantaranya persentase partisipasi vaksin COVID-19 yang belum maksimal, abainya masyarakat dengan 3M atau mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, juga tingginya intensitas keluar masuk orang di suatu wilayah.
Dia menilai, apa yang terjadi di beberapa negara terkait tingginya lonjakan COVID-19 bisa menjadi pelajaran bagi semua daerah di Indonesia. Artinya, gelombang ketiga lonjakan kasus COVID-19 bukan tidak mungkin akan terjadi lagi di Indonesia seperti tahun lalu.
Hal ini perlu menjadi perhatian bersama bagi pemerintah daerah agar bisa mempersiapkan segala sesuatunya untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di daerah ini, sebelum terlambat. (ANT/MN-2)








