MASAPNEWS-Bupati Hendra Lesmana bersama Forkopimda dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau Lamandau mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan bencana banjir dan Covid-19 secara virtual. Rakor ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran yang didampingi Wakil Gubernur H Edy Pratowo, S.Sos, MM.
Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran dalam arahannya menyebutkan, pelaksanaan rakor ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh komponen pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha dalam menghadapi ancaman bencana banjir dan covid-19 di masing-masing daerah.
“Kami ingin kepada Bupati maupun Walikota di Kalteng agar berupaya untuk selalu memantau dan penyebaran informasi potensi kejadian banjir sesuai dengan informasi dari BMKG sampai ke masyarakat pada tingkat bawah, mengingat saat ini ada 5 Kabupaten dan 1 Kota terdampak banjir,” ujar Gubernur Kalteng, Rabu (17/11/2021) kemarin.
Dia membagikan, waspadai secara dini dalam merespon terhadap penyakit akibat banjir dan gangguan kesehatan
termasuk makanan cepat saji, hingga obat-obatan, air bersih, sarana dan
prasarana. Dan mengantisipasi cluster baru covid-19 pasca warga yang berkerumun di pengungsian.
Harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan
Testing, Tracing, dan Treatment. Selain itu, Gubernur juga meminta untuk kepala daearh agar mengalokasikan minimal 5 persen dari APBD murni untuk disiapkan dalam upaya persiapan penanganan bencana yang akan terjadi.
Sementara itu, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengungkapkan, pihaknya memastikan akan melaksanakan langkah dalam penanganan banjir maupun covid-19, terutama di Lamandau dengan terus menerus menginformasikan kepada masyarakat setempat.
“Kami juga terus berkordinasi tentang perkembangan informasi peringatan dini mengenai cuaca dari BMKG. Ini sangat penting agar penanganan bencana dapat terukur dan terarah agar dapat ditangani dengan cepat, sehingga dampak tidak meluas,”ujar Hendra. (HY/MN-2)









