MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah diminta melakukan normalisasi irigasi. Normalisasi irigasi bertujuan untuk mencegah banjir merendam lahan pertanian yang memicu kegagalan panen.
“Saat ini curah hujan kembali meningkat,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim, Rudianur di Sampit, Kamis.
Kalau irigasi atau pengairan di lahan pertanian dinormalisasi, maka diharapkan banjir bisa dicegah. Jika pun sampai merendam, diharapkan tidak sampai terlalu lama sehingga tanaman tidak sampai mati.
Banjir masih sering merendam lahan pertanian, diantaranya sawah di sejumlah lokasi di Kecamatan Teluk Sampit. Saat hujan deras, sawah terendam akibat air tidak mengalir maksimal pada irigasi.
Kondisi itu bisa membuat petani merugi jika ternyata banjirnya bertahan lama sehingga padi maupun tanaman lainnya menjadi mati. Ini sudah beberapa kali terjadi di Kabupaten Kotim. (ANT/MN-2)









Comments 1