Selamat Pagi | Minggu, Juli 5, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Pariwisata

Museum Rumah Adat Nan Baanjuang miliki 600 koleksi sejarah Bukittinggi

adminmasap by adminmasap
Desember 8, 2021
in Pariwisata
0
Rumah Adat Nan Baanjuang Bukittinggi. (ANT/IST)

Rumah Adat Nan Baanjuang Bukittinggi. (ANT/IST)

32
SHARES
245
VIEWS






MASAPNEWS – Museum Rumah Adat Nan Baanjuang yang terletak di lokasi Taman Marga Satwa Kinantan Bukittinggi (TMSBK) Kota Bukittinggi saat ini memiliki 600 macam benda koleksi sejarah yang terdiri dari benda kuno dan peninggalan budaya sejarah daerah setempat.

“Sebanyak 600 benda kuno itu terbagi dalam delapan koleksi yang terhimpun di dalam Rumah Gadang yang dulunya bernama Museum Bundo Kanduang,” kata Ahli Budaya sekaligus pemateri dalam rangkaian kegiatan sosialisasi pemanfaatan museum bersejarah, Silvia Devi di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Rabu.

“Koleksinya terbagi dalam miniatur arsitektur tradisional, pakaian adat, perlengkapan rumah tradisional, perlengkapan mata pencaharian, kesenian, beladiri, sejarah dan hewan yang diawetkan,” kata Silvia.

Ia mengatakan, rumah adat yang menjadi salah satu museum terbaik di Kota Bukittinggi dan Sumatera Barat ini dibangun pertama kalinya oleh seorang berkebangsaan Belanda pada 1953.

“Dibangun oleh Modelar Countrolleur, seorang berkebangsaan Belanda, sesuai Perda Kota Bukittinggi Nomor 5 tahun 2005 diganti luas bangunannya menjadi 2.798 meter persegi dengan bentuk Rumah Gadang Bagonjong Gajah Maharam dengan sembilan ruang,” kata dia.

Ia menyebutkan bangunan itu terdapat anjungan di bagian kiri dan kanan berupa rangkiang dengan khas pemakaian kayu dan ijuk. “Pada 1956 dilengkapi dengan patung Kabau Pedati yang kemudian dikelola dan dimiliki oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi.”

Ia mengatakan beberapa permasalahan saat ini dalam mengenalkan sejarah melalui pemanfaatan museum dan ketertarikan pengunjung untuk mempelajari budaya harus dipecahkan bersama antara dinas terkait dengan pemerhati budaya untuk menarik minat warga.

“Juga harus dioptimalkan keterangan pada benda sejarah seperti, belum ada yang berisi keterangan informasi koleksi (asal, kegunaan, nillai, makna dan fungsi), misalnya masih hanya sebatas nama koleksi, juga untuk pengamanan koleksi seperti pembatas antara pengunjung dengan koleksi museum,” sebutnya.

Ia berharap adanya solusi dengan menambah jumlah tenaga yang kompeten sesuai dengan kebutuhan (konservator, registrar, penata pameran) Mengadakan pelatihan teknis kepada pemandu yang ada di anjungan dan melakukan pemetaan jabatan sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang sesuai.

“Sedangkan dari sisi Sumber Daya lainnya bisa dilakukan inventarisasi dan registrasi koleksi yaitu membuat sistem informasi koleksi yang baik, mengunakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan fungsi dan memiliki nilai estetika,” jelasnya.

Kegiatan Sosialisasi Museum Sejarah di Kota Bukittinggi ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi yang diikuti oleh puluhan warga yang diharapkan mampu menarik minat dan pengembangan pendidikan sejarah. (ANT/MN-2)

Previous Post

Bupati berharap Kampung Berkah tingkatkan perekonomian masyarakat Gumas

Next Post

Teras: Pertimbangan KPU rencanakan Pemilu 21 Februari 2024 sudah tepat

Related Posts

Pimpinan Sanggar Semo Segah Batuah Tewah, Siswandi (kanan) dan penari Sanggar Seni Segah Batuah Tewah berfoto bersama Walikota Solo, Gibran Rakabuming (tengah), di sela jamuan makan malam di Solo, Rabu (7/9/2022).
Gunung Mas

Sanggar Seni Segah Batuah Tewah bakal ikut meriahkan Solo International Performing Arts 2022

September 8, 2022
Seorang pengunjung yang sedang duduk di depan objek wisata horor, Rumah Pengabdi Setan yang terletak di lahan milik PTPN VIII, tepatnya di Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANT/Ajat Sudrajat/am.)
Pariwisata

Mengenal lima objek wisata horor di Jawa Barat

Juni 18, 2022
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri Vespa World Days 2022 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, Minggu (12/6/2022). (MASAPNEWS/ANT/Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
Pariwisata

Sandiaga: Vespa World Days jadi atraksi pariwisata menarik di Bali

Juni 12, 2022
Festival Mangenta yang berhasil memecahkan rekor MURI peserta terbanyak di Palangka Raya, Minggu, (22/5/2022). (ANT)
Nasional

Kalteng pecahkan rekor MURI Mangenta peserta terbanyak

Mei 22, 2022
Kepala Disbudpar Kabupaten Gumas Eigh Manto (kanan kedua) bersama Kepala Bidang Kesenian Christin Valentine (tengah) dan lainnya menunjukkan penghargaan dari Kemendikbudristek, di kantor dinas setempat, Senin (31/1/2022). (Foto : Disbudpar Gumas)
Pariwisata

Pemkab Gumas terima penghargaan dari Kemendikbudristek dan Kemenparekraf

Februari 3, 2022
Fasilitas yang disediakan bagi pengunjung Tahura Lapak Jaru, Kuala Kurun. (IST)
Nasional

Hore ! Kawasan Wisata Tahura Lapak Jaru Gumas Kembali Dibuka

Januari 28, 2022
Next Post
Anggota DPD, Agustin Teras Narang, saat mengikuti rapat Komite I DPD dengan KPU, di Jakarta, Selasa (7/12/2021). (ANT/IST)

Teras: Pertimbangan KPU rencanakan Pemilu 21 Februari 2024 sudah tepat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.