Selamat Sore | Selasa, Juni 30, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Ekonomi

Bappenas: Program penyelamatan terumbu karang hidupkan ekonomi lokal

adminmasap by adminmasap
Mei 11, 2022
in Ekonomi
0
Tangkapan layar Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Arifin Rudyanto saat memberikan sambutan dalam acara Penutupan Proyek dan Diseminasi Capaian COREMAP-CTI WB Hibah Global Enviroment Facility (GEF), Jakarta, Rabu (11/5/2022). (MASAPNEWS/ANT)

Tangkapan layar Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Arifin Rudyanto saat memberikan sambutan dalam acara Penutupan Proyek dan Diseminasi Capaian COREMAP-CTI WB Hibah Global Enviroment Facility (GEF), Jakarta, Rabu (11/5/2022). (MASAPNEWS/ANT)

33
SHARES
255
VIEWS






MASAPNEWS – Program manajemen dan rehabilitasi terumbu karang atau Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative World Bank (Coremap-CTI WB) bertujuan untuk penyelamatan terumbu karang sekaligus menghidupkan perekonomian lokal.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Arifin Rudyanto menyatakan bahwa program strategis ini diinisiasi untuk perlindungan terhadap sumber daya pesisir khususnya terumbu karang yang memiliki 500 jenis dengan luas sekitar 25 ribu kilometer persegi.

“Kita harapkan pengelolaan sumber daya pesisir sebagai model karena punya ekonomi yang tinggi, paling tidak sekitar 2,6 miliar dolar AS (per tahun),” ucapnya dalam acara penutupan proyek dan diseminasi capaian Coremap-CTI WB hibah Global Enviroment Facility (GEF) yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, ia mengharapkan program tersebut akan menjadi sebuah sistem yang sudah melembaga di dalam masyarakat meskipun program yang dimulai sejak 2019 ini telah berakhir pada Mei 2022.

Arifin mengatakan program ini dirancang dengan memadukan science based policy (kebijakan berdasarkan ilmu pengetahuan) dan community based implementation (pelaksanaan berbasis masyarakat).

Menurut dia, upaya penyelamatan terumbu karang harus berbasiskan data ilmiah. Setelah itu, pengelolaan ekosistem tersebut dilaksanakan oleh masyarakat.

“Kita tidak mungkin mengharapkan misalnya Satgas (Satuan Tugas) atau Polisi Air ataupun petugas dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) dan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk menjaga sekian ribu kilometer persegi, tentunya harus melibatkan masyarakat,” ungkapnya.

Adapun beberapa contoh bentuk implementasi masyarakat ialah pengawasan ekosistem sumber daya pesisir melalui Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokwasmas).

Kedua, mengumpulkan data pergerakan dan populasi dari mamalia di laut guna menjaga agar kelompok hewan tersebut tidak punah. Terakhir, pembangunan infrastruktur pendukung ekowisata dengan melibatkan desa dan masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pendukung wisata.

Selama hampir dua tahun, program Coremap yang memperoleh bantuan hibah dari Bank Dunia melalui Global Environment Facility (GEF) sebesar 6,2 juta dolar AS dinilai sudah berhasil diterapkan di beberapa wilayah Indonesia.

“Program ini bisa dianggap berhasil apabila konsep pengelolaan yang sudah dihasilkan dari berbagai inovasi Coremap ini bisa direplikasikan di wilayah lain, baik secara nasional maupun internasional. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah kolaborasi dan ini bukan hal yang mudah karena membangun kolaborasi ini memerlukan trust satu dengan yang lainnya,” kata Arifin. (ANT/MN-2)

Previous Post

Airlangga: Jaga kesadaran terhadap perubahan iklim agar PDB tak turun

Next Post

Dubes Jepang: G20 momen melampaui dikotomi negara maju dan berkembang

Related Posts

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun
Ekonomi

Menkeu Purbaya bantah isu sisa uang negara Rp120 triliun

April 26, 2026
Acara grand opening Goffee dengan pemotongan pita oleh Owner Evandi dan istri bersama mitra kerja, di Palangka Raya, Kamis (15/5/2025). (IST)
Berita Daerah

Tempat Nongkrong Baru di Palangka Raya, Goffee Hadir 24 Jam untuk Para Pecinta Kopi

Mei 17, 2025
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memberi keterangan ketika dijumpai di sela-sela acara Rapimnas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Pemerintah siapkan akses modal untuk UMKM yang terlibat MBG

Januari 25, 2025
Produk minyak goreng rakyat atau MinyaKita yang disegel oleh Kementerian Perdagangan di Tangerang, Banten, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Mendag: Naiknya harga MinyaKita karena permainan harga di distributor

Januari 24, 2025
Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Kemen BUMN-Kemendag buka akses pasar internasional untuk UMKM

Januari 24, 2025
Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat mencoba membatik pada kain di Kampung Batik Giriloyo Desa Wukirsari Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (23/1/2025) (MASAPNEWS/ANT)
Ekonomi

Menteri Pariwisata ajak generasi muda ikut lestarikan batik

Januari 23, 2025
Next Post
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi dalam sesi wawancara International Corner bersama ANTARA di Jakarta pada Rabu (11 Mei 2022). (MASAPNEWS/ANT)

Dubes Jepang: G20 momen melampaui dikotomi negara maju dan berkembang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.