Selamat Siang | Selasa, Juni 30, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Internasional

Dubes Jepang: G20 momen melampaui dikotomi negara maju dan berkembang

adminmasap by adminmasap
Mei 11, 2022
in Internasional
0
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi dalam sesi wawancara International Corner bersama ANTARA di Jakarta pada Rabu (11 Mei 2022). (MASAPNEWS/ANT)

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi dalam sesi wawancara International Corner bersama ANTARA di Jakarta pada Rabu (11 Mei 2022). (MASAPNEWS/ANT)

27
SHARES
205
VIEWS






MASAPNEWS – G20 adalah momen untuk melampaui dikotomi di antara negara maju dan negara berkembang, kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi saat wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta, Rabu.

G20 adalah forum internasional yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa yang bekerja sama untuk menangani isu-isu besar. Indonesia memegang Presidensi G20 tahun ini.

Selain memperhatikan jenjang di antara negara maju dan negara berkembang, G20 harus fokus terhadap isu-isu yang dihadapi semua negara, ujarnya.

Permasalahan yang sama-sama dihadapi negara maju dan negara berkembang sudah termasuk ke dalam tiga tema yang diusung Indonesia di G20: arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi.

Isu-isu lain yang bisa didiskusikan oleh negara maju dan negara berkembang di Presidensi G20 Indonesia adalah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Perjanjian Paris, dan perubahan iklim, tuturnya.

“Negara maju dan berkembang adalah pemangku kepentingan, jadi, mereka adalah mitra yang setara, dan mereka harus melaksanakan tanggung jawab mereka masing-masing di dalam suatu kerangka kerja,” katanya.

“Saya pikir G20 itu sangat mendekati kerangka kerja tersebut sehingga negara berkembang dan negara maju melaksanakan tanggung jawab mereka dan berusaha untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik,” lanjutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia berpendapat bahwa tema G20 Indonesia, Recover Together, Recover Stronger, merupakan tema relevan yang dapat menyatukan dunia kita yang terpisah.

“Jadi, saya berpikir bahwa Recover Together, Recover Stronger adalah tema yang sangat relevan karena dunia telah kurang lebih terpolarisasi karena pandemi dan krisis Ukraina,” jelasnya.

“Karena itu, saya pikir ini adalah tema yang akurat untuk kembali menyatukan dunia,” ujarnya.

Selain itu, Jepang menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada Indonesia dan berharap akan kesuksesan Presidensi G20 Indonesia, ucap duta besar tersebut.

Dia berkata bahwa Indonesia mengadakan G20 pada kondisi yang cukup sulit karena krisis Ukraina dan tuan rumah juga harus menangani partisipasi Rusia.

“Hubungan kita dengan Rusia tidak bisa berjalan seolah-olah tidak ada yang terjadi di Ukraina dan saya pikir proses G20 tidak bisa berjalan business as usual,” tuturnya. (ANT/MN-2)

Previous Post

Bappenas: Program penyelamatan terumbu karang hidupkan ekonomi lokal

Next Post

Pemkab Gunung Mas mulai salurkan hibah rumah ibadah

Related Posts

Putri Gunung Mas Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional
Gunung Mas

Putri Gunung Mas Raih Prestasi Gemilang di Ajang Internasional

November 13, 2025
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono saat menjadi pembicara dalam diskusi panel “Navigating Asia’s Hotspot” dalam rangka Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2025 di Davos-Klosters, Swiss, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT/HO-Kemlu RI)
Internasional

Menlu: RI ikut BRICS untuk jembatani negara maju-negara berkembang

Januari 25, 2025
Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti bersama perwakilan perusahaan ekspor-impor makanan Fayoumi saat meninjau penerimaan impor 39.6 ton bijih kopi robusta produksi perusahaan Malang, Jawa Timur, di gudang perusahaan Fayoumi di Kota Fashn, Provinisi Bani Suef, Mesir, Kamis (23/1/2025). (MASAPNEWS/ANT)
Internasional

Dubes: Mesir masih jadi pasar utama ekspor produk kopi Indonesia

Januari 25, 2025
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jepang (JCCI) Ken Kobayashi (ketiga kiri) beserta perwakilan petinggi delegasi kunjungan JCCI ke Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025) malam. (MASAPNEWS/ANT)
Internasional

JCCI lihat peluang investasi terbuka di bidang-bidang baru RI

Januari 25, 2025
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Kamis melaporkan perkembangan signifikan mengenai operasi bantuan seiring pemberlakuan gencatan senjata di Jalur Gaza. (MASAPNEWS/ANT)
Internasional

PBB sebut terjadi peningkatan signifikan pengiriman bantuan ke Gaza

Januari 24, 2025
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding pada acara Reviu Laporan Keuangan, BMN, dan PIPK Tingkat UAKPA untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2024 di Jakarta, Senin (20/1/2025) (MASAPNEWS/ANT)
Internasional

Menteri Karding: Jaga integritas penggunaan anggaran

Januari 21, 2025
Next Post
Tangkapan layar – Bupati Gunung Mas Jaya S Monong didampingi Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan di Setda Gunung Mas Vonny Rita (kiri) menyalurkan bantuan dana hibah rumah ibadah di Kecamatan Rungan Barat, Selasa (19/4/2022), pada akun Facebook @Sobat Muda Jaya. (MASAPNEWS/ANT)

Pemkab Gunung Mas mulai salurkan hibah rumah ibadah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    291 shares
    Share 116 Tweet 73
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.