MASAPNEWS – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mulai menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023 pada 6 Maret 2023. Selama dua pekan penyaluran, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp3,280 miliar, untuk 73 debitur di Kabupaten Gunung Mas.
“Rinciannya 26 debitur BRI Unit Tewah, 29 debitur BRI Unit Tumbang Talaken, dan 18 debitur BRI Unit Kuala Kurun,” ucap Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Kuala Kurun, Agoes S, saat dibincangi di Kuala Kurun, Jumat (31/3/2023).
BRI Unit Tewah menyalurkan KUR senilai Rp1,210 miliar kepada 26 debitur, BRI Unit Tumbang Talaken menyalurkan KUR senilai Rp1,105 miliar kepada 29 debitur, sedangkan BRI Unit Kuala Kurun menyalurkan KUR senilai Rp965 juta kepada 18 debitur.
Sepanjang tahun 2022 lalu, BRI secara keseluruhan menyalurkan KUR kepada 1.763 debitur di Kabupaten Gunung Mas, dengan nilai mencapai Rp74,351 miliar.
Adapun rinciannya BRI Unit Tewah menyalurkan KUR kepada 578 debitur dengan nilai Rp23,379 miliar, BRI Unit Tumbang Talaken menyalurkan KUR kepada 477 debitur dengan nilai Rp20,671 miliar, dan BRI Unit Kuala Kurun menyalurkan KUR kepada 708 debitur dengan nilai Rp30,301 miliar.
“Debitur di sini adalah pelaku usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Mereka bergerak di bidang perdagangan, pertanian, peternakan, dan perikanan,” bebernya.
Lebih lanjut, bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin memanfaatkan KUR, dapat langsung datang ke BRI unit baik itu di Tewah, Tumbang Talaken, maupun Kuala Kurun.
“Untuk syarat-syaratnya juga mudah, yakni minimal usaha sudah berjalan enam bulan, serta surat keterangan usaha dari pemerintah desa/kelurahan, bisa juga dari kepala pasar, atau RT, atau RW. Bagi pinjaman di atas Rp50 juta wajib NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),” tandas Agoes. (GCM/MN-3)









