MASAPNEWS – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya S Monong, menegaskan bahwa tugas anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya sekadar menaikkan dan menurunkan duplikat Bendera Pusaka. Lebih dari itu, mereka dituntut menjadi calon pemimpin bangsa yang berkarakter sesuai dengan Pancasila.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda, Lurand, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) pembinaan ideologi Pancasila bagi anggota Paskibraka di Kuala Kurun, Kamis (20/11/2025).
Jaya mengingatkan bahwa generasi muda Gumas harus siap menjadi penerus kepemimpinan bangsa, tumbuh sebagai generasi cerdas, terampil, berakhlak mulia, berpengetahuan luas, serta sehat jasmani dan rohani. Mereka juga harus memiliki iman dan takwa, hidup rukun, dan memiliki semangat pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Semua itu harus diperjuangkan sejak dini, karena selain membutuhkan pengorbanan, juga menuntut niat, tekad, semangat, kerja keras, keuletan, dan ketekunan dari para generasi muda itu sendiri,” ujarnya.
Jaya menekankan bahwa hanya orang-orang yang cerdas, bersemangat, dan berdedikasi tinggi yang mampu membawa bangsa menuju masa depan lebih baik, aman, damai, dan sejahtera lahir-batin. Nilai-nilai Pancasila, yang menjadi dasar kehidupan berbangsa, menjadi pilar pembangunan dan kemajuan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, diharap dapat tertanam semangat nasionalisme dan patriotisme, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membentuk sikap jasmani yang tegas dan tangkas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gumas, Sugiarto, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan memperkenalkan dan menjelaskan berbagai aspek ideologi Pancasila, nilai-nilainya, serta maknanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan ideologi Pancasila agar generasi muda dapat berkontribusi memperkuat persatuan, kesatuan, dan karakter bangsa. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari purna Paskibraka 2025 dan Paskibraka 2025, dengan narasumber Asisten I Setda, perwakilan Polres, dan perwakilan Kejari. (IST)









