MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas arsiparis atau orang yang memiliki tugas dan tanggung jawab melaksanakan kegiatan kearsipan di daerah setempat.
Bupati Jaya S Monong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Letus Guntur membuka pendampingan pengelolaan arsip dinamis di Jakarta, Rabu, mengatakan pada 2025 ini Gunung Mas (Gumas) telah memiliki 116 orang tenaga arsiparis dengan kualifikasi pendidikan bukan arsiparis.
“Sehubungan dengan hal tersebut tentu sangat perlu diberikan bimbingan teknis dan pelatihan kearsipan sebagai dasar untuk menjalankan tugasnya,” sambungnya.
Oleh sebab itu, Pemkab Gumas melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) melaksanakan kegiatan pendampingan pengelolaan arsip dinamis di Jakarta, 5-6 November 2025.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharap tenaga arsiparis memberikan kontribusi untuk kemajuan penyelenggaraan kearsipan di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’.
Di sisi lain, sesuai dengan perkembangan teknologi dan peraturan yang berlaku, perangkat desa juga wajib melakukan pengelolaan dan penataan arsip desanya masing-masing.
Dengan demikian, sambungnya, diharap arsip desa yang dapat memberikan informasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara akurat, cepat dan tepat.
Lebih lanjut, ia juga meminta komitmen seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah dan kepala desa, agar dapat memperhatikan pengelolaan kearsipannya.
“Perhatikan dari segi pendanaan, penataan arsip yang belum teratur, peningkatan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, untuk meningkatkan hasil pengawasan kearsipan internal terhadap penyelenggaraan kearsipan di Gumas,” imbuhnya. (ist)









