MASAPNEWS – Polres Gunung Mas melalui Polwan dan Bhayangkari menyalurkan bantuan oksigen serta logistik kesehatan guna mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Gunung Mas, Kamis (10/9/2026).
“Personel Satgas Karhutla melaksanakan tugas langsung di lapangan dengan kondisi yang membutuhkan kesiapan fisik dan perlengkapan pendukung. Melalui Polwan Peduli, kami menyerahkan sejumlah kebutuhan yang diharapkan dapat membantu mereka selama menjalankan tugas,” kata Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi.
Kegiatan Polwan Peduli 2026 berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB di Posko Penanggulangan Karhutla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas, menyasar personel Satgas Penanganan Karhutla yang bertugas di lapangan.
Bantuan yang diserahkan terdiri atas lima oksigen portable, lima pasang sarung tangan, dua kotak masker, satu kotak vitamin C serta minuman kesehatan dan kebutuhan konsumsi bagi petugas.
Logistik lainnya meliputi satu dus You C1000, satu dus susu beruang, dua dus Pocari, dua dus minuman botol sedang, tiga dus minuman gelas, tiga pak crackers, dan satu kotak Tolak Angin.
Selain Polwan Peduli, Bhayangkari Cabang Gumas turut menyalurkan 10 tabung oksigen beserta perlengkapannya kepada Dapur Oksigen Dinas Kesehatan Gumas guna mendukung pelayanan kesehatan warga terdampak kabut asap.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di Dinas Kesehatan Gumas, Jalan D.I. Panjaitan, dipimpin langsung Kapolres AKBP Arum Sari Puspita Dewi bersama pengurus Bhayangkari dan perwakilan Polwan.
“Melalui kegiatan Bhayangkari Peduli ini, kami menyalurkan 10 tabung oksigen beserta perlengkapannya untuk mendukung pelayanan kesehatan. Kami berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla,” ujar Arum Sari Puspita Dewi.
Polres Gunung Mas berharap dukungan yang disalurkan melalui Polwan Peduli dan Bhayangkari Peduli dapat menunjang kebutuhan personel Satgas Karhutla serta pelayanan kesehatan masyarakat di tengah dampak kabut asap.
Sinergi antara kepolisian, BPBD, Dinas Kesehatan, dan seluruh unsur terkait diharapkan terus terjaga agar penanganan dampak karhutla serta pelayanan kepada masyarakat Gumas dapat berjalan semakin optimal ke depan. (








