MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Pebrianto mengingatkan kepada panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III agar mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem saat pendistribusian logistik.
“Hujan masih terjadi di Kabupaten Gumas dan membuat sejumlah wilayah rawan terjadi bencana banjir,” ucap Pebrianto saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (7/11/2021).
Oleh sebab itu, panitia harus mewaspadai kemungkinan terjadi banjir yang dapat menyebabkan pendistribusian kotak suara dan surat suara menjadi terhambat. Panitia harus menyiapkan berbagai alternatif jika nanti memang terjadi banjir.
Logistik pilkades serentak akan diberangkatkan dari Kuala Kurun menuju 14 desa di sejumlah kecamatan. Desa yang dituju berada di wilayah Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Tewah dan Kahayan Hulu Utara.
Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, salah satu titik rawan banjir yang harus diwaspadai adalah di wilayah Kecamatan Rungan Hulu, yang juga menghubungkan Kuala Kurun menuju wilayah Rungan dan Rungan Barat.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan II yang meliputi Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini menambahkan, yang juga harus diwaspadai adalah kemungkinan terjadinya longsor.
“Saya yakin panitia tingkat kabupaten sudah memiliki berbagai alternatif jika terjadi banjir atau tanah longsor. Namun tidak ada salahnya saya mengingatkan kembali,” tutur alumni Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya ini.
Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan panitia bersama pihak terkait lainnya telah menyiapkan berbagai alternatif guna mengantisipasi cuaca ekstrem saat pendistribusian logistik pilkades serentak.
“Rencananya, pendistribusian logistik pilkades akan dilaksanakan pada 15 November 2021 dari Kuala Kurun,” tandasnya. (GCM/MN-2)









