MASAPNEWS – Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Karollina menyebut warga Desa Penda Rangas Kecamatan Kahayan Hulu Utara berharap perbaikan jalan menuju ibukota kecamatan tersebut yakni Kelurahan Tumbang Miri.
“Warga Penda Rangas berharap perbaikan jalan menuju ibu kota kecamatan, karena anak-anak mereka bersekolah di SMAN 1 Kahayan Hulu Utara yang terletak di Tumbang Miri,” ungkapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Rabu, 20 November 2025.
Politisi Partai Demokrat ini menyebut, harapan terhadap perbaikan jalan tadi disampaikan oleh warga, saat dirinya melaksanakan reses perorangan di Penda Rangas, Jumat (14/11).
Ditambah lagi, lanjut dia, SMAN 1 Kahayan Hulu Utara merupakan satu-satunya SMA di Kecamatan Kahayan Hulu Utara, sehingga menjadi favorit bagi masyarakat di kecamatan tersebut, termasuk warga Penda Rangas.
“Siswa SMAN 1 Kahayan Hulu Utara yang berasal dari Penda Rangas biasanya pulang pergi setiap hari, dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua, dari desa mereka menuju Tumbang Miri,” beber dia.
Kondisi ruas jalan yang rusak di beberapa titik membuat perjalanan mereka menjadi tidak nyaman. Oleh sebab itu, warga Penda Rangas berharap pemerintah daerah melakukan perbaikan jalan menuju Tumbang Miri.
“Dengan adanya perbaikan jalan, para pelajar dapat menjalani pendidikan dengan aman dan nyaman, tanpa hambatan akses transportasi,” kata Karollina.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan III, yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini juga menyampaikan usulan warga Penda Rangas saat reses perorangan, akan dibawa ke DPRD dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Pemkab Gumas.
“Kami komitmen memastikan wilayah pedesaan seperti Penda Rangas tidak tertinggal dalam pembangunan, terutama yang berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat,” tandas Karollina.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gumas Baryen menyampaikan ruas jalan dari Desa Dandang-Tumbang Miri-Penda Rangas mengalami kerusakan di beberapa titik.
“Rencananya mulai Kamis (20/11) akan segera ditangani,” demikian Baryen. (IST)









