MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Elvi Esie mengajak masyarakat untuk mencari tahu berbagai hal terkait kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) dalam vaksinasi COVID-19, agar masyarakat tidak merasa khawatir usai disuntik vaksin.
“KIPI atau reaksi setelah disuntik vaksin bisa saja muncul pada diri kita. Namun jika ada reaksi maka masyarakat hendaknya tidak perlu khawatir, karena itu merupakan hal yang biasa,” ucapnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (1/3/2022).
Wakil rakyat dari daerah pemilihan III yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini menyebut bahwa KIPI biasanya bersifat ringan dan sementara.
Beberapa contoh KIPI di antaranya adalah merasa nyeri pada lengan tepatnya di sekitar tempat suntikan, sakit kepala atau nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, serta mual atau muntah.
Kemudian merasa lelah, demam yang ditandai dengan suhu di atas 37,8 derajat Celcius, dan bisa juga mengalami gejala mirip flu dan menggigil selama 1-2 hari.
Jika merasa tidak nyaman masyarakat sebaiknya beristirahat. Jika diperlukan juga bisa meminum obat penurun panas sesuai dosis yang dianjurkan, dan minum air putih dengan cukup.
Selanjutnya jika terdapat rasa nyeri di tempat suntikan, masyarakat diminta tetap menggerakkan dan gunakan lengan seperti biasa. Jika dirasa perlu, masyarakat juga bisa mengompres bagian yang nyeri dengan kain bersih yang dibasahi air es.
“Tidak semua orang yang divaksinasi mengalami reaksi atau KIPI. Jika muncul reaksi atau KIPI, itu adalah sesuatu yang wajar dan kita tidak perlu khawatir secara berlebihan, dan segera menghubungi petugas kesehatan terdekat,” tandasnya. (GCM/MN-2)









