MASAPNEWS – Legislator Gunung Mas, Kalimantan Tengah Riantoe mengajak masyarakat di kabupaten itu untuk mencintai dan membeli produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri, guna membangkitkan perekonomian nasional.
“Perekonomian kita sedang dalam masa sulit karena terdampak pandemi COVID-19. Salah satu yang bisa kita lakukan untuk membangkitkan perekonomian adalah dengan mencintai dan membeli produk UMKM lokal,” ucap Riantoe di Kuala Kurun, Senin.
Legislator dari daerah pemilihan II yang mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini menyebut, dengan membeli produk UMKM dalam negeri maka masyarakat juga membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.
Dengan demikian, ujar politisi Partai Nasional Demokrat ini, pelaku UMKM dalam negeri dapat tetap bertahan di tengah terjadinya pandemi virus corona atau COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.
Secara pribadi, dia mengaku sebisa mungkin selalu menggunakan produk pelaku UMKM dalam negeri. Itu dilakukan demi membantu pelaku UMKM dalam negeri, sehingga ke depan mereka dapat terus bertahan bahkan berkembang.
“Saya nilai produk UMKM dalam negeri tidak kalah kualitasnya dengan produk impor. Salah satunya tas yang saya pakai saat ini,” beber Riantoe sembari menunjukkan tas purun yang digunakannya.
Legislator yang telah terpilih sebanyak dua kali berturut-turut ini menerangkan bahwa tas purun yang digunakannya merupakan produk pelaku UMKM dalam negeri, tepatnya pelaku UMKM dari Kecamatan Sepang, Gumas.
Setelah beberapa bulan menggunakan, lanjut dia, tas purun tersebut hingga kini masih awet dan tidak mengalami kerusakan. Hal itu menandakan kualitas produk UMKM dalam negeri tidak kalah berkualitas dengan produk impor.
Dikatakan, selain membeli tas purun, dia juga memesan tikar dari pelaku UMKM asal Kecamatan Sepang tersebut. Saat ini tikar pesanannya sedang dikerjakan dan akan segera selesai, serta siap digunakan.
“Intinya saya mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk pelaku UMKM dalam negeri, karena kualitasnya tidak kalah dengan produk impor. Itu juga sekaligus untuk membantu membangkitkan perekonomian nasional,” demikian Riantoe. (ANT/MN-3)









