MASAPNEWS – Dalam upaya mendorong kemandirian pangan yang dimulai dari tingkat keluarga, seorang personel Polisi Penggerak Ketahanan Pangan (PPKP) dari Polsek Tewah, Polres Gunung Mas, melaksanakan kegiatan pengecekan pekarangan bergizi di kediaman seorang warga Kecamatan Tewah bernama Andika Setiawan, Senin (9/6/2025).
Pengecekan ini difokuskan pada lahan pekarangan pribadi milik Andika Setiawan (32), seorang petani/pekebun yang telah berhasil memanfaatkan lahannya secara produktif. Di atas lahan berukuran 20 x 40 meter, Andika menanam berbagai jenis sayuran seperti timun dan kacang-kacangan yang tumbuh subur dan terawat dengan baik.
Kapolsek Tewah, IPTU Imam Maliki, S.Tr.K., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh personel PPKP ini merupakan bagian dari program strategis Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan itu bisa dimulai dari skala terkecil, yaitu pekarangan rumah kita sendiri. Apa yang dilakukan oleh Bapak Andika Setiawan ini adalah contoh nyata yang patut diapresiasi dan ditiru oleh warga lainnya. Personel kami, Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, akan terus aktif turun ke masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi,” ujar Iptu Imam Maliki.
Dalam kunjungan tersebut, selain melakukan pengecekan, personel PPKP juga memberikan sejumlah imbauan penting kepada Andika Setiawan dan masyarakat sekitar.
Imbauan yang dimaksud antara lain agar masyarakat mendukung program pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.
Personel juga mengajak warga untuk aktif memanfaatkan pekarangan dan lahan tidak produktif di sekitar rumah untuk ditanami tanaman pangan atau memelihara unggas guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Selain itu, personel mendorong penggunaan pupuk organik dan menghindari pupuk yang mengandung bahan kimia berbahaya untuk menghasilkan pangan yang lebih sehat.
Kemudian personel memberikan edukasi tegas untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lalu personel mengajak warga untuk mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Selanjutnya mengingatkan warga apabila menemukan atau mengetahui hal-hal yang menonjol yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, agar segera melaporkannya ke Polsek terdekat atau kepada anggota Bhabinkamtibmas setempat.
“Melalui kegiatan proaktif seperti ini, Polsek Tewah berharap dapat membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga dalam menjaga lingkungan yang aman, sehat, dan produktif,” tandasnya. (IST)









