MASAPEWS – Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Binartha, mengingatkan seluruh kepala desa di wilayah tersebut agar melaksanakan setiap program pembangunan dengan baik, benar, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola di tingkat desa, terutama Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Binartha menyampaikan, pembangunan desa adalah bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh integritas dan profesionalitas para kepala desa serta perangkat desa dalam mengelola anggaran.
“Pembangunan di desa harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala desa wajib mematuhi aturan, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporan kegiatan. Jangan sampai ada penyimpangan sekecil apa pun,” tegas Binartha, 4 Oktober 2025.
Ia mengingatkan bahwa setiap kegiatan pembangunan harus mengacu pada dokumen perencanaan desa, seperti RKPDes dan APBDes. Setiap rupiah yang digunakan harus sesuai peruntukannya karena desa saat ini mengelola anggaran yang cukup besar.
Menurutnya, desa-desa yang berhasil adalah desa yang memiliki perencanaan matang, melibatkan masyarakat dalam musyawarah, serta melaksanakan pembangunan secara transparan. Hal ini penting untuk menciptakan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
“Saya berharap kepala desa tidak bekerja sendiri. Libatkan BPD, tokoh masyarakat, dan warga dalam proses perencanaan. Semakin banyak yang terlibat, semakin kuat pengawasan dan semakin tepat sasaran pembangunan,” ujarnya.
Selain soal tata kelola anggaran, Binartha juga menyoroti pentingnya kualitas pembangunan fisik yang dilaksanakan di desa. Ia meminta kepala desa memperhatikan standar teknis agar infrastruktur yang dibangun memiliki kualitas baik dan bisa digunakan dalam jangka panjang.
“Kadang kita melihat pembangunan cepat rusak karena tidak mengikuti standar teknis. Ini harus dibenahi. Jangan sampai pekerjaan asal-asalan demi mengejar target waktu,” tegasnya. (IST)









