MASAPNEWS – Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti Kabupaten Gunung Mas saat digelarnya Acara Pelepasan Pawai Karnaval Budaya dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24 Tahun 2026.
Guna memastikan seluruh rangkaian pesta rakyat ini berjalan tertib dan nyaman, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas melaksanakan pengamanan dan pengawalan ketat.
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gunung Mas, Iptu Eko Erry Setiawan, S.H.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus mewakili Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Dalam pelaksanaannya, Iptu Eko Erry Setiawan didampingi oleh sejumlah perwira dan bintara, di antaranya Kaurbinopsnal Satlantas Ipda Agung Yuliono, S.H., PS Kanitregident Aipda Oktrio Harsono, PS Kaurmintu Aipda Berlinnanda, PS Kanitgakkum Aipda Erry, S.Kom., serta PS Kanitkamsel Bripka Ferdinan Albert H. Sinaga.
Puluhan personel Satlantas lainnya juga disebar ke berbagai titik strategis di sepanjang rute kegiatan.Agenda tahunan yang sarat akan nilai pelestarian budaya ini dipusatkan di Taman Kota, Jalan Sangkurun, Kelurahan Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan pada hari Selasa 16 Juni 2026 pukul 14.30 WIB, acara pelepasan ini berhasil menyedot perhatian ribuan warga yang antusias memadati pinggir jalan untuk menyaksikan keindahan adat istiadat lokal dari dekat.
Kemeriahan karnaval semakin terasa berkat partisipasi aktif dari 12 kecamatan yang ada di seluruh penjuru Kabupaten Gunung Mas.
Kontingen dari Kecamatan Kurun, Sepang, Mihing Raya, Tewah, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu, Miri Manasa, Rungan, Rungan Hulu, Rungan Barat, Manuhing, hingga Manuhing Raya, tampil memukau dengan pakaian adat dan kreativitas khas daerah masing-masing.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Iptu Eko Erry Setiawan, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah memetakan rute pengamanan secara matang untuk mengantisipasi potensi kemacetan.
“Kami membagi tim pengawalan menjadi dua kategori, yaitu untuk kontingen pejalan kaki dan rombongan mobil hias, agar arus lalu lintas tetap mengalir,” ujar Iptu Eko Erry, saat di konfirmasi sihumas Polres Gunung Mas Rabu (17/6) pagi.
Lebih lanjut, Iptu Eko Erry menambahkan bahwa sinergi yang kuat antara petugas kepolisian, panitia, dan masyarakat menjadi kunci utama dari suksesnya agenda besar ini.
“Mewakili Kapolres Gunung Mas, kami sangat mengapresiasi kedisiplinan para peserta serta toleransi para pengguna jalan. Melalui pengawalan ini, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merayakan Hari Jadi Kabupaten dengan aman, nyaman, dan gembira,” tuturnya.
Berdasarkan data teknis di lapangan, rute untuk kontingen pejalan kaki dimulai dari Star Taman Kota Kuala Kurun, melintasi Jalan A. Yani, Jalan Tjilik Riwut, dan berakhir di Lapangan Isen Mulang.
Sementara itu, rombongan mobil hias menempuh rute yang lebih panjang melewati Jalan Letjend Soeprapto dan Jalan D. I. Pandjaitan sebelum finis di Stadion Mini Kuala Kurun.
Berkat kesiapsiagaan puluhan personel Satlantas yang berjaga di setiap persimpangan rute, arus lalu lintas di sekitar lokasi acara tetap bergerak teratur.
Tidak ada hambatan lalu lintas yang berarti, sehingga seluruh rangkaian pawai dapat dinikmati oleh masyarakat luas sebagai sarana hiburan positif yang sarat akan nilai edukasi budaya.Seluruh rangkaian
Acara Pelepasan Pawai Karnaval Budaya ini resmi berakhir pada pukul 16.00 WIB dengan hasil yang sangat memuaskan.
Berkat kerja keras jajaran Polres Gunung Mas dan dukungan penuh masyarakat, perayaan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24 terbukti berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (IST)








