MASAPNEWS – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., memperkuat koordinasi dengan sejumlah stakeholder di Kabupaten Gunung Mas melalui kunjungan ke Dewan Adat Dayak (DAD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Kuala Kurun, Selasa (22/9/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan membangun komunikasi dan sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, serta kepentingan masyarakat.
Selain membahas pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pertemuan juga membahas kesiapan Pilkades dan kondisi penerbangan akibat kabut asap.
Kunjungan pertama berlangsung pukul 09.00 WIB di Kantor DAD Kabupaten Gunung Mas, Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
Kapolres hadir bersama Kasatintelkam Polres Gunung Mas AKP R. Rachmad Abd R., S.H., dan diterima jajaran DAD serta Ketua Batamad Kabupaten Gunung Mas Inoni, S.Sos., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memperkenalkan diri sebagai pejabat baru sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat adat.
Pembahasan difokuskan pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah kondisi Karhutla dan kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Gunung Mas.
“Kami memohon bantuan dan dukungan Dewan Adat Dayak Kabupaten Gunung Mas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya saat ini sedang menghadapi bencana Karhutla dan kabut asap,” ujar Kapolres melalui PS Kasihumas Polres Gunung Mas Ipda Abner, S.Sos., Rabu (23/9/2026) pagi.
Ia berharap masyarakat adat turut mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sehingga risiko kebakaran dan dampak kabut asap dapat ditekan.
Ketua Harian DAD Kabupaten Gunung Mas Herbert Y. Asin, S.E., menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pertemuan itu juga membahas pemahaman mengenai pembukaan lahan berdasarkan kearifan lokal masyarakat adat.
Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan ketentuan yang berlaku untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolres melanjutkan kunjungan ke Kantor DPMD Kabupaten Gunung Mas di Jalan A.I.S. Nasution.
Pertemuan bersama Plt. Kepala DPMD Hendra Surya, S.E., M.Si., membahas koordinasi dan kesiapan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.Menurut keterangan DPMD, persiapan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2027 tengah dimatangkan.
Pilkades tersebut akan diikuti 59 desa di 12 kecamatan yang terbagi dalam tiga zona.
DPMD juga menyampaikan bahwa penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pilkades mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebagai aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Desa.
Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres mengunjungi UPBU Kelas III Kuala Kurun di Jalan A.I.S. Damang Sawang.
Pertemuan bersama Kepala UPBU Kelas III Kuala Kurun Taufik Rahman, S.ST., M.M., membahas kondisi penerbangan di tengah kabut asap serta koordinasi pengamanan kawasan bandar udara.
“Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder, sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat dapat ditangani bersama,” kata Kapolres.
Menurutnya, komunikasi lintas sektor diperlukan agar setiap persoalan di wilayah Kabupaten Gunung Mas dapat direspons sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Kepala UPBU Kelas III Kuala Kurun Taufik Rahman menjelaskan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Polres Gunung Mas dalam pengamanan kawasan bandar udara.
Ia juga menyampaikan adanya penundaan penerbangan perintis akibat kondisi kabut asap.Penerbangan perintis ditunda pada 27 Agustus serta 3, 10, dan 17 September 2026.
Penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan jarak pandang minimal lima kilometer untuk penerbangan perintis yang umumnya menggunakan aturan penerbangan visual.
Menutup rangkaian kunjungan, Kapolres mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mencegah Karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kondisi keamanan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat tetap dapat terjaga,” pungkasnya.
Rangkaian silaturahmi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Gunung Mas memperkuat sinergi dengan berbagai unsur dalam menghadapi Karhutla, mendukung agenda pemerintahan, serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. (IST)








