MASAPNEWS – Wakil
Ketua I DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Binartha mengingatkan
kepada peserta didik yang menerima beasiswa Gunung Mas Pintar agar menggunakan
beasiswa secara efektif.
Beasiswa Gunung Mas Pintar hendaknya digunakan secara efektif oleh peserta
didik dan juga orang tua atau wali, kata Binartha usai mengikuti Upacara
Hari Pendidikan Nasional di Kuala Kurun, Senin.
“Peserta didik dan orang tua penerima beasiswa harus benar-benar menggunakan
beasiswa untuk kepentingan sekolah. Penggunaannya juga harus efektif,” ucap
pria kelahiran Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing ini.
Jangan sampai, ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan II yang meliputi Kecamatan
Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini, beasiswa
malah digunakan untuk di luar kepentingan sekolah.
Beasiswa yang diterima oleh peserta didik bukan berupa uang tunai. Namun
penerima beasiswa bisa membeli keperluan sekolah di toko dengan menunjukkan
buku tabungan beasiswa tersebut.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menyambut baik beasiswa Gunung Mas
Pintar yang disalurkan bukan dalam bentuk uang tunai. Dengan demikian, diharap
beasiswa benar-benar digunakan untuk kepentingan sekolah.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong menyalurkan beasiswa Gunung Mas Pintar
secara simbolis kepada perwakilan peserta didik, usai pelaksanaan Upacara
Peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Kuala Kurun, Senin.
“Dengan adanya beasiswa ini saya harap peserta didik semakin giat dan semangat
belajar. Tidak boleh lagi ada alasan peserta didik dari Gumas tidak sekolah
karena tidak mampu,” ucapnya.
Suami dari Mimie Mariatie ini menyebut bahwa pemkab menyiapkan program Gunung
Mas Pintar untuk mendukung peserta didik, baik peserta didik yang kurang mampu
maupun yang berprestasi.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Gumas Esra mengatakan beasiswa
yang disalurkan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
kabupaten tahun anggaran 2020, yang karena satu dan lain hal baru bisa
disalurkan sekarang.
Dia menerangkan bahwa penyaluran beasiswa memang dilakukan menjelang tahun
pelajaran baru atau momen kenaikan kelas, supaya peserta didik penerima
beasiswa bisa menggunakan beasiswa untuk membeli keperluan sekolah.
Beasiswa yang diterima oleh peserta didik bukan berupa uang tunai, supaya tidak
disalahgunakan. Namun penerima beasiswa bisa membeli keperluan sekolah di toko
dengan menunjukkan buku tabungan beasiswa tersebut.
Terpisah, Kepala Seksi Kurikulum SD dan SMP Cendrawan mengatakan bahwa secara
keseluruhan pemkab menyalurkan beasiswa Gunung Mas Pintar senilai Rp1,371
miliar kepada 914 peserta didik.
“Peserta didik SD yang mendapat beasiswa berjumlah 590 orang, peserta didik SMP
berjumlah 260, dan SMA berjumlah 64 yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing
menerima beasiswa Rp1,5 juta,” jelas Cendrawan. (ANT/MN-3)









