MASAPNEWS – Produk
perikanan asal Provinsi Kalimantan Tengah berhasil meraih peringkat keempat
dalam kegiatan ‘live zoom’ pameran produk perikanan dari 34 provinsi di
Indonesia dalam rangkaian peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) tahun 2020.
“Produk perikanan Kalteng berhasil meraih peringkat keempat dalam kegiatan
yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan
Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP KKP),” kata
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng, Darliansjah di Palangka Raya,
Kamis (26/11) malam.
Capaian ini tentunya menjadi bukti bahwa produk perikanan usaha mikro, kecil
dan menengah (UMKM) asal Kalteng sangat potensial untuk terus dikembangkan,
serta diperluas jangkauan pasarnya ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Dalam hal ini, Pemprov Kalteng melalui Dislutkan bersama OPD terkait lainnya,
senantiasa mendorong masyarakat atau para pelaku usaha di bidang perikanan,
terus berinovasi dan berkreasi melalui berbagai produk olahannya guna
meningkatkan kesejahteraan.
Adapun produk unggulan UMKM pengolahan ikan Kalteng yang ditampilkan dalam
‘live zoom’ pameran produk perikanan Ditjen PSDKP KKP tersebut, seperti produk
olahan amplang Syarifah Salmah dan Salbiah Abuk, serta abon ikan gabus berbagai
rasa dari PMEFS.
“Juga produk olahan lais, saluang dan bilis crispy goreng olahan Tampung
Parei, pempek ikan gabus, belida dan tenggiri Dapur S’Best Palangka Raya,”
jelasnya.
Lebih lanjut Darli menjelaskan, pengembangan berbagai produk olahan perikanan
di Kalteng yang potensial tersebut, menjadi peluang yang harusnya bisa
dimanfaatkan masyarakat guna memacu pertumbuhan perekonomian daerah.
Sementara itu dalam peringatan Harkannas 2020 tersebut, Dislutkan Kalteng juga
berpartisipasi dalam acara makan ikan serentak dari seluruh provinsi di
Indonesia.
Ia mengatakan, hidangan ikan dari Kalteng yang disajikan dalam kegiatan itu
meliputi panggang kalok ikan gabus, kandas sarai ikan patin, juhu rimbang,
singkah umbut campur kepala patin, ikan lais crispy, serta pepes ikan saluang.
“Kami terus berupaya memperkenalkan produk-produk ikan masyarakat Kalteng,
hingga nantinya diharapkan menjadi menu unggulan yang mampu menembus
nasional,” ungkapnya. (ANT/MN-3)









