MASAPNEWS – Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengimbau masyarakat di kabupaten setempat agar menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin pada berbagai kegiatan.
Berbagai kegiatan yang dimaksud termasuk pada resepsi pernikahan maupun acara perkawinan yang dilaksanakan pada masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal saat ini, kata Ampera di Tamiang Layang, Sabtu (28/11/2020).
“Acuan protokol kesehatan yang diterapkan seiring dengan penerapan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan,” ucap orang nomor satu di kabupaten bermotto Gumi Jari Janang Kalalawah itu.
Dia menuturkan, tidak ada larangan bagi masyarakat yang ingin menggelar resepsi pernikahan. Akan tetapi, resepsi pernikahan harus mengikuti ketentuan, demi memutus rantai penyebaran atau penularan COVID-19 dan tidak menimbulkan klaster baru.
Hingga saat ini, ujar dia, belum ditemukan adanya penularan COVID-19 dari klaster resepsi pernikahan dan perkawinan. Walau demikian, masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi menghindari penularan COVID-19.
Dijelaskan, sebelum diselenggarakan acara pernikahan maupun perkawinan, keluarga mempelai terlebih dahulu meminta izin atau rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 tingkat kecamatan yang terdekat.
Tempat cuci tangan diwajibkan tersedia dalam acara resepsi perkawinan. Tamu undangan yang masuk wajib diukur suhu tubuh. Setelah itu, baru diperbolehkan masuk.
Undangan maupun keluarga dan mempelai wajib menggunakan masker, dan tamu tidak diperkenankan mengambil makanan sendiri.
Tamu dengan tamu undangan lainnya saling menjaga jarak antar dan menghindari bersalam-salaman dan berkumpul dalam waktu yang lama. Disarankan agar saat pengambilan foto bersama pengantin dibatasi dan hanya untuk keluarga.
Salah satu acara resepsi perkawinan yang menerapkan protokol kesehatan yakni perkawinan Ermi Nupita dengan Reynaldo Sambudi yang dilaksanakan di kediaman Mujiono Supardi, di KM 04 RT 13 Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur pada Sabtu (28/11/2020), sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Dari pantauan di lapangan, resepsi perkawinan kedua mempelai menerapkan protokol kesehatan secara ketat, demi kebaikan bersama. (ANT/MN-3)









