MASAPNEWS – Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Arit S Bajau berharap semakin banyak desa/kelurahan di daerah itu yang dibentuk menjadi Desa Pantang Mundur atau Lewu Isen Mulang.
Dengan semakin banyaknya desa/kelurahan yang menjadi Lewu Isen Mulang, diharap ketahanan pangan masyarakat semakin meningkat, kata Arit saat dihubungi dari Kuala Kurun, Selasa.
Baca juga : https://masapnews.com/2021/02/12/38-desa-kelurahan-di-gumas-sudah-ditetapkan-menjadi-lewu-isen-mulang/
“Saat ini masyarakat Gumas masih mendatangkan sejumlah kebutuhan pokok dari luar daerah. Dengan adanya program Lewu Isen Mulang saya harap ketergantungan masyarakat dari daerah lain dapat dikurangi,” ucapnya.
Setidaknya, ujar dia, masyarakat Gumas harus dapat memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri terlebih dahulu. Tentunya akan lebih baik jika dapat berkembang dan Gumas menjadi sumber pangan bagi daerah lain.
Menurut dia, bukan hal yang mustahil suatu saat nanti Gumas menjadi sumber pangan bagi daerah lain. Apalagi Gumas memiliki lahan yang masih luas untuk dikembangkan.
Oleh sebab itu, wakil rakyat dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun ini berharap ke depan semakin banyak desa/kelurahan di Gumas yang dibentuk menjadi Lewu Isen Mulang.
“Tak hanya untuk ketahanan pangan, Lewu Isen Mulang juga saya harap dapat menekan penyebaran COVID-19 serta kebakaran hutan dan lahan. Saya mendukung penuh program ini,” tuturnya.
Dia pun mengajak seluruh pihak yang ada di desa/kelurahan, mulai dari pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat agar mendukung penuh program Lewu Isen Mulang. (ANT/MN-3)









