MASAPNEWS – Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru yang terletak di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), memiliki beragam potensi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan Kabupaten Gumas Yohanes Tuah melalui Kepala Bidang Pengelolaan Tahura Colombus mengatakan, potensi yang dimiliki baik itu hayati maupun non hayati.

“Kawasan Tahura Lapak Jaru memiliki vegetasi penyusun yang didominasi dengan bermacam jenis tanaman kayu-kayuan, tanaman obat, Multy Purpose Tree Species (MPTS), dan vegetasi tingkat bawah,” ucapnya, Kamis (19/8/2021).
Vegetasi penyusun dalam kawasan Tahura Lapak Jaru, tutur dia, terdiri dari meranti, keruing, ulin, agathis, balau, pelepek, rengas, resak, bintangur, simpur, nyatoh, ramin gunung, bangkirai, serta berbagai jenis anggrek, baik anggrek tanah maupun anggrek pohon dan yang khas serta tergolong endemik Kalimantan.

Dia menuturkan, fauna yang terdapat di dalam kawasan Tahura Lapak Jaru adalah kura-kura darat, kijang, babi, rusa, burung enggang, orang utan, wallet hutan, landak, elang hitam, ayam hutan, kancil, ular sawah, kobra hitam, ikan seluang, ular dahan, trenggiling, bekantan, owa, beruang madu, dan lainnya.
Potensi lainnya yang tidak kalah menariknya adalah potensi wisata alam berupa Air Terjun Balai Kameloh, Air Terjun Sahay Unyang, Air Terjun Danum Bahandang, dan Air Terjun Saluhan.

“Potensi yang tak kalah penting adalah sumber air bersih yang berasal dari anak sungai di dalam kawasan tersebut, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian dan perkebunan,” jelas Colombus. (GCM/MN-2)









