MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mencanangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), dan lainnya.
Asisten I Setda Gumas Ruby Haris di Kuala Kurun, kemarin, mengatakan gerakan itu wujud nyata semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap Sang Merah Putih sebagai simbol persatuan.
“Melalui gerakan ini kami berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih dengan penuh rasa bangga, terlebih dalam menyambut Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia,” sambungnya.
Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih itu dilaksanakan usai pembukaan Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) calon Paskibraka Gumas dengan sistem Desa Bahagia, yang dipusatkan di Kuala Kurun.
Pembagian bendera dilakukan langsung oleh Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), calon anggota Paskibraka, TNI dan Polri yang menjadi pelatih Paskibraka, Purna Paskibraka Indonesia, dan lainnya.
Bendera merah putih itu dibagikan kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan lokasi pusdiklat, baik roda empat maupun roda dua, sebagai ajakan menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Badan Kesbangpol Gumas Jhonson Ahmad mengatakan pihaknya membagikan 100 lembar bendera merah putih dalam gerakan itu, sementara puluhan perangkat daerah lingkup pemkab setempat menyediakan 50 bendera per instansi.
Ia pun mengimbau masyarakat yang telah menerima bendera agar segera memasangnya di lingkungan masing-masing sepanjang Agustus 2026, sebagai bentuk partisipasi menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong juga telah mengajak masyarakat mengibarkan bendera merah putih di lingkungan masing-masing sepanjang Agustus 2026, sebagai wujud penghormatan dan semangat kebangsaan jelang HUT Republik Indonesia.
Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di Gumas diminta untuk ikut berpartisipasi dengan menyediakan dan membagikan 250 bendera merah putih, langsung kepada masyarakat di kecamatan maupun desa/kelurahan di sekitar wilayah operasional.
Partisipasi dan swadaya masyarakat dalam gerakan ini turut dibuka luas, baik secara pribadi maupun kelompok, forum binaan, organisasi kemasyarakatan, partai politik, hingga unsur pemerintahan lain yang ingin terlibat.
Sekretaris Daerah Gumas Richard menginstruksikan seluruh kepala organisasi perangkat daerah, agar mengimbau pegawai dan warga di wilayah kerja masing-masing memasang bendera merah putih secara mandiri sepanjang Agustus 2026.
“Gerakan pembagian dan pengibaran bendera ini diharapkan tak sekadar seremoni belaka, melainkan momentum memperkuat kebersamaan seluruh masyarakat Gumas dalam merayakan kemerdekaan dengan semangat gotong royong,” demikian Richard. (IST)









