MASAPNEWS – Sebanyak 55 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, resmi memasuki Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) dengan sistem karantina yakni Desa Bahagia.
Sekretaris Daerah Richard dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Ruby Haris, saat membuka pusdiklat di Kuala Kurun, Rabu, mengatakan pusdiklat bukan untuk menyiksa atau membebani fisik calon Paskibraka.
“Pusdiklat Desa Bahagia ini dibentuk untuk menempa mental, menanamkan disiplin yang tinggi, memupuk rasa persaudaraan, serta mempertebal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air calon anggota Paskibraka,” sambungnya.
Di pusdiklat yang dipusatkan di Kuala Kurun selama belasan hari ke depan ini, calon Paskibraka yang berasal dari berbagai SMA sederajat belajar artinya kerja sama tim, tanggung jawab, serta pengorbanan.
Oleh sebab itu, sambungnya, sejak melangkah masuk ke pusdiklat, seluruh peserta wajib menanggalkan ego pribadi dan tidak ada lagi perbedaan asal sekolah, suku, maupun latar belakang keluarga di antara mereka.
Menurutnya, tugas besar telah menanti para peserta, sebab keberhasilan pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka pada upacara peringatan HUT ke-81 RI nanti ditentukan oleh kesungguhan mereka dalam berlatih.
Ia pun mengingatkan calon Paskibraka agar senantiasa mematuhi segala aturan dan instruksi dari tim pelatih, menjaga kesehatan dengan pola makan yang teratur, serta menjaga kekompakan antarpeserta selama pusdiklat berlangsung.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gumas Jhonson Ahmad menyampaikan, dari 144 pendaftar awal, 55 peserta dinyatakan lolos seleksi akhir tingkat kabupaten, terdiri dari 35 putra dan 20 putri.
Selanjutnya, seluruh peserta tersebut menjalani pusdiklat guna mempersiapkan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan teknis baris-berbaris yang prima, demi mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka nantinya.
Mantan Kepala Dinas Sosial Gumas itu menambahkan, pusdiklat ini melibatkan empat orang tim pelatih dari unsur TNI dan Polri, serta dua orang tim medis dan kesehatan dari RSUD Kuala Kurun.
Selain itu, terdapat delapan orang pamong dan pendamping khusus dari Purna Paskibraka Indonesia serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, ditambah 12 personel tim sekretariat dari Badan Kesbangpol Gumas.
“Kami berharap seluruh rangkaian pusdiklat ini dapat berjalan lancar hingga tuntas, dan 55 calon Paskibraka Gumas siap bertugas pada peringatan HUT ke-81 RI mendatang,” demikian Jhonson Ahmad. (IST)









