Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial menyerahkan bantuan logistik kepada enam kepala keluarga korban musibah kebakaran rumah di Desa Tumbang Lapan, Kecamatan Miri Manasa.
Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Pelaksana BPBD Karya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat, menyampaikan musibah kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/7) sekitar pukul 15.00 WIB.
“Enam kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah yakni Itam, Cilik, Siber, Karinah, Artita, dan Arki,” ungkapnya.
Mendapat informasi terkait kebakaran rumah tersebut, BPBD bersama Dinsos Gumas segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat, untuk mendata para korban dan kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Bantuan disalurkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Gumas dan jajaran kepada para korban kebakaran rumah di Tumbang Lapan, Kamis (9/7), berupa peralatan masak, matras, selimut, dan lainnya.
Pada kesempatan itu, Karya turut menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Gumas, yang karena satu dan lain hal tidak dapat menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para korban.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama dalam penggunaan peralatan listrik dan api di dalam rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau diharapkan senantiasa waspada, memastikan kompor dan peralatan listrik dalam keadaan mati saat tidak digunakan atau ketika rumah ditinggal penghuninya, guna mencegah kejadian kebakaran serupa terulang kembali.
Terpisah, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial di Dinsos Gumas Almae menyampaikan, pihaknya juga menyalurkan bantuan kepada keenam kepala keluarga korban kebakaran di Tumbang Lapan.
Bantuan tersebut antara lain berupa bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng, serta perlengkapan rumah tangga seperti kasur dan family kit, baik dari Dinsos Gumas maupun Kementerian Sosial RI.
Ia mengakui, nilai bantuan tersebut mungkin tidak seberapa jika dibandingkan kerugian yang dialami korban. Meski demikian, bantuan diharap dapat sedikit meringankan beban mereka.
“Bantuan tersebut sekaligus wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah warga Tumbang Lapan yang terkena musibah kebakaran rumah,” demikian Almae. (IST)








