Selamat Pagi | Rabu, September 23, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah

DPRD Kotim sarankan pemkab beli mesin penghasil oksigen

adminmasap by adminmasap
Agustus 3, 2021
in Berita Daerah, DPRD Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur
0
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah. (ANT/IST)

Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah. (ANT/IST)

28
SHARES
213
VIEWS






MASAPNEWS – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Riskon Fabiansyah menyarankan pemerintah kabupaten segera membeli mesin penghasil oksigen untuk mengatasi krisis oksigen medis dalam penanganan pasien COVID-19.

“Salah satu solusinya adalah Pemkab Kotim harus segera mengadakan mesin medical oxygen concentrator. Alat ini bisa dipakai untuk pasien yang kategori ringan dan sedang, sehingga kebutuhan oksigen bagi pasien COVID-19 di rumah sakit kita bisa terpenuhi. Untuk pasien COVID-19 kategori berat barulah memakai oksigen medis,” kata Riskon di Sampit, Selasa.

Mesin Oxygen Concentrator bekerja dengan cara memisahkan oksigen dari gas lain dan kotoran di udara bebas melalui proses berulang kompresi-filtrasi-purifikasi. Oksigen untuk medis yang diproduksi harus mencapai kemurnian lebih dari 99,5 persen.

Politisi muda Partai Golkar ini mengaku prihatin dengan krisis oksigen yang terjadi di RSUD dr Murjani Sampit. Dari 300 tabung kebutuhan oksigen setiap hari untuk pasien di rumah sakit itu, hanya mampu dipenuhi 150 tabung oleh PT Samator Gas Industri di Sampit.

Pasokan tambahan datang dari sebuah perusahaan di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Banjarmasin, namun jumlahnya belum mencukupi kebutuhan di tengah melonjaknya penderita COVID-19 yang harus dirawat dan membutuhkan oksigen.

Untuk itulah Riskon menyarankan pengadaan mesin penghasil oksigen. Ini bisa menjadi solusi sehingga RSUD dr Murjani Sampit tidak sepenuhnya tergantung pada pasokan oksigen dari pihak lain.

Oksigen merupakan salah satu kebutuhan vital bagi sebuah rumah sakit. Sudah seharusnya ini menjadi pemikiran sejak jauh-jauh hari dengan mencari solusi bisa memproduksi oksigen sendiri sehingga lebih efisien dan bisa memenuhi kebutuhan sendiri.

Menurut Riskon, mesin Oxygen Concentrator tersebut harganya tidak terlalu mahal yakni antara Rp20 juta hingga Rp30 juta per unit. Dia juga berharap ada perhatian dan dukungan dari pihak ketiga yaitu perusahaan besar swasta yang ada di Kotawaringin Timur dalam rangka pemenuhan alat tersebut, karena jika menunggu anggaran pemerintah daerah maka akan memakan waktu panjang, mulai prosedur pengadaan, lelang dan lain-lain.

“Sedangkan kebutuhan oksigen di rumah sakit kita ini tidak bisa menunggu prosedur yang panjang tersebut. Mudah-mudahan Bupati Kotim bisa menginisiasinya sehingga kebutuhan oksigen untuk rumah sakit kita secepatnya bisa tertangani,” harap Riskon.

Riskon mengingatkan, permasalahan kekurangan suplai oksigen bagi rumah sakit, terutama bagi pasien COVID-19 sangat penting dicarikan solusi secepatnya. Bagi pasien COVID-19, suplai oksigen seakan menjadi penyambung nyawa agar mereka bisa segera sembuh.

“Mengingat betapa urgen akan kebutuhan oksigen tersebut maka Pemkab Kotim perlu mencari solusi lain karena ini menyangkut nyawa hidup seseorang, salah satunya pengadaan mesin Oxygen Concentrator tersebut,” demikian Riskon.

Sementara itu data Satgas Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur pada Senin siang terdapat penambahan penderita COVID-19 sebanyak 37 orang, pasien sembuh 10 orang dan wafat 3 orang.

Secara keseluruhan jumlah kasus COVID-19 di Kotawaringin Timur sudah mencapai 4.831 kasus, terdiri dari 3.958 kasus sembuh, 268 orang masih ditangani dan 155 orang telah wafat. (ANT/MN-3)

Previous Post

DPRD Kotim dukung pembubaran kerumunan cegah penyebaran COVID-19

Next Post

DPRD Kotim nilai jajaran PDAM Tirta Mantaya miliki komunikasi yang baik

Related Posts

Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Pantau Hotspot dan Penanganan Karhutla
Gunung Mas

Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Pantau Hotspot dan Penanganan Karhutla

September 22, 2026
Polres Gunung Mas Gandeng Mitra Salurkan Oksigen Portable untuk Sekolah Rakyat
Gunung Mas

Polres Gunung Mas Gandeng Mitra Salurkan Oksigen Portable untuk Sekolah Rakyat

September 21, 2026
Polres Gunung Mas Tanam Jagung Hibrida di Lahan 1 Hektare
Gunung Mas

Polres Gunung Mas Tanam Jagung Hibrida di Lahan 1 Hektare

September 19, 2026
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Dua Kasus Peredaran Shabu di Rungan
Gunung Mas

Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Dua Kasus Peredaran Shabu di Rungan

September 17, 2026
Respons Cepat Laporan 110, Tim Gabungan Padamkan Titik Api
Gunung Mas

Respons Cepat Laporan 110, Tim Gabungan Padamkan Titik Api

September 16, 2026
Patroli Tengah Malam Temukan Titik Api di Rungan
Gunung Mas

Patroli Tengah Malam Temukan Titik Api di Rungan

September 15, 2026
Next Post
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Muhammad Kurniawan Anwar (IST)

DPRD Kotim nilai jajaran PDAM Tirta Mantaya miliki komunikasi yang baik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.