MASAPNEWS – Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Elvie Esie menyambut baik dua calon kepala desa perempuan yang berhasil memperoleh suara terbanyak pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III di wilayah setempat.
“Terpilihnya calon kades perempuan di dua desa yang melaksanakan Pilkades Serentak Gelombang III menunjukan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada pemimpin perempuan,” ucapnya, Minggu.
Politisi PDI Perjuangan ini menilai terpilihnya dua calon kades perempuan pada pilkades serentak menunjukkan bahwa kesenjangan kedudukan antara kaum laki-laki dan kaum perempuan dapat dihilangkan.
Dia berharap ke depan calon kades perempuan terpilih bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai pemimpin pemerintahan desa, serta tetap dapat mengatur dan menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga dengan baik.
“Saya ucapkan selamat kepada calon kades perempuan yang telah terpilih,” tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan III yang meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, dan Damang Batu ini.
Elvi berharap kepada calon kades yang tidak terpilih agar tidak berkecil hati. Secara khusus, dia mengapresiasi dan menyambut baik kaum perempuan yang sudah berani mendaftar sebagai calon kades pada pelaksanaan pilkades serentak.
Dia berharap nantinya semakin banyak kaum perempuan yang berani mendaftarkan diri sebagai calon kades pada pelaksanaan pilkades serentak selanjutnya di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Diketahui, Pilkades Serentak Gelombang III dilaksanakan di 14 desa. Secara keseluruhan, ada 50 calon kades pada pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang III. Dari 50 calon kades tersebut, empat orang merupakan perempuan dan sisanya laki-laki.
Empat calon kades perempuan tersebut adalah Tanti calon kades di Teluk Kanduri di Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kristiani calon kades Tumbang Malahoi, Analisa Rita Winanta calon kades Bereng Baru, dan Herviana calon kades Luwuk Kantor ketiganya di Kecamatan Rungan.
Dari empat calon kades perempuan, dua berhasil meraih suara terbanyak yakni Tanti di Teluk Kanduri dan Analisa Rita Winanta di Bereng Baru. (GCM/MN-2)









