MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kabupaten setempat terus berupaya melakukan pembenahan terhadap objek wisata Air Terjun Batu Mahasur.
“Master plan dan detail engineering design (DED) Air Terjun Batu Mahasur sudah kami susun. Selanjutnya pemerintah daerah akan berusaha agar DED dapat terlaksana,” ujar Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Disbudpar Eigh Manto saat dihubungi dari Kuala Kurun, Rabu.
Pada tahun 2021 lalu Disbudpar Kabupaten Gumas sudah melakukan sejumlah pembenahan di Air Terjun Batu Mahasur, di antaranya pembangunan rumah jaga dan pemasangan closed circuit television (CCTV).
Pembangunan rumah jaga dan pemasangan CCTV bertujuan untuk mengawasi aktivitas para pengunjung Air Terjun Batu Mahasur. Keberadaan rumah jaga dan CCTV diharap dapat mencegah adanya aktivitas negatif di sana.
Selain itu, rencananya Disbudpar Kabupaten Gumas juga akan menambah sejumlah sarana pendukung seperti wc umum di bagian atas karena saat ini WC hanya berada di bagian bawah.
Kemudian, Disbudpar Gumas juga telah menyurati Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik kabupaten setempat agar memfasilitasi pemasangan jaringan Wi-Fi di objek wisata Air Terjun Batu Mahasur.
“Bagi masyarakat yang berkunjung ke Air Terjun Batu Mahasur dikenakan tarif beragam. Pada hari libur, orang dewasa dikenakan tarif Rp5.000 dan anak-anak Rp2.000, sedangkan hari biasa orang dewasa dikenakan tarif Rp3.000 dan anak-anak Rp1.000,” bebernya.
Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan kabupaten setempat memiliki banyak objek wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Air Terjun Batu Mahasur.
“Air Terjun Batu Mahasur juga menjadi pilihan utama wisata keluarga yang ramah lingkungan. Terlebih di sekeliling lokasi air terjun terdapat pepohonan tinggi, sehingga menciptakan suasana yang teduh dan asri,” tandasnya. (GCM/MN-2)









