MASAPNEWS – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menekankan pentingnya kreativitas dari generasi muda, untuk melestarikan seni budaya.
“Generasi muda penggiat seni dan budaya hendaknya bisa meningkatkan kreativitas untuk melestarikan seni budaya,” ujar Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gumas Pebrianto saat rapat paripurna di Kuala Kurun, Senin (14/3/2022).
Yang juga harus diperhatikan adalah seni pencak silat maupun alat-alat musik tradisional, serta memperkenalkan benda-benda pusaka bersejarah nenek moyang suku Dayak khususnya Gumas.
Sementara itu, Bupati Gumas Jaya S Monong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing mengatakan, dimulai pada akhir tahun 2020, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten telah menyusun inovasi.
Inovasi yang dimaksud yaitu Pojok Seni dan Kuta Budaya, sebagai salah satu upaya Disbudpar Kabupaten Gumas untuk melestarikan nilai-nilai seni dan budaya, dengan menyediakan wadah sebagai sarana untuk melakukan pembinaan bagi seluruh penggiat seni, budaya dan pengrajin anyam-anyaman serta ukiran, dengan menyediakan tempat promosi hasil karya seni dan kerajinan pada ruang tamu Disbudpar kabupaten, bekerjasama dengan Dekranasda kabupaten.
Selain itu, tahun 2021 Disbudpar Kabupaten Gumas melaksanakan Sendratari Harubuh Manugal sebagai keikutsertaan Pemkab Gumas dalam salah satu program nasional yaitu Pekan Kebudayaan Daerah dan diikuti oleh Sanggar yang ada di Kabupaten Gunung Mas.
Adapun di Tahun 2022, Disbudpar Kabupaten Gumas akan melaksanakan pembinaan bagi seluruh sanggar se-kabupaten, berupa pelatihan manajemen sanggar dan pelatihan musik dan tari bagi pelaku seni di setiap sanggar. (GCM/MN-2)









