MASAPNEWS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie mengungkapkan lemahnya pengawasan dan penegakan aturan.
Poin ini sangat penting dan perlu kajian, apakah faktor manajemen pengawasan dan konsistensi dalam pengawasan yang kurang atau juga faktor jumlah Satpol PP yang terbatas, sehingga seringkali menjadi alasan kurang optimalnya pengawasan dan penegakan peraturan daerah (perda), ucapnya, Rabu (2/11/2022).
Baca juga : https://masapnews.com/2022/11/ketua-dprd-kotim-ingin-perda-gencar-disosialisasikan/
“Kemudian, juga ada pengaruh lingkungan yang kuat terhadap individu,” sambungnya.
Lingkungan tempat tinggal yang tertib akan mendorong individu di dalamnya berbuat tertib. Demikian pula sebaliknya. Dengan demikian, perlu suatu usaha untuk melakukan rekayasa budaya tertib dalam masyarakat. (IK/MN-3)








