MASAPNEWS – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gunung Mas, Nomi Aprilia, mendorong pemerintah desa di wilayah setempat untuk lebih kreatif dan terbuka dalam menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Langkah ini dinilainya penting guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Nomi, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri dan hanya mengandalkan dana desa atau bantuan dari pemerintah daerah. Diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, baik dengan dunia usaha, lembaga pendidikan, maupun organisasi masyarakat sipil.
“Pemerintah desa harus mampu membangun jejaring dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak. Melalui kolaborasi, potensi desa seperti pertanian, perkebunan, wisata alam, hingga ekonomi kreatif bisa digali dan dikembangkan secara optimal,” ujarnya di Kuala Kurun, Rabu, 20 Agustus 2025.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, melibatkan masyarakat secara langsung agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan dan potensi lokal.
“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci. Ketika warga merasa memiliki, mereka akan ikut menjaga dan mendukung setiap program pembangunan,” tambah politisi PDI Perjuangan ini.
Selain itu, Nomi mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap pemerintah desa akan semakin kuat, dan pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“DPRD siap bersinergi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” pungkas alumni Universitas Palangka Raya ini. (IST)









