MASAPNEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Evandi, mengingatkan generasi muda agar terus mencintai dan melestarikan adat budaya Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya budaya lokal yang hidup di wilayah Gumas.
Menurutnya, perkembangan zaman dan derasnya arus informasi membuat generasi muda semakin mudah terpengaruh budaya luar, sehingga diperlukan kesadaran kuat untuk mempertahankan identitas daerah.
Evandi mengatakan bahwa adat dan budaya merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai luhur serta menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.
Budaya tersebut tidak hanya tercermin melalui seni tari, musik tradisional, dan ritual adat, tetapi juga dalam bahasa daerah, pola kehidupan komunal, serta kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.
“Saya mengajak generasi muda Gumas untuk mencintai dan mengenal budaya kita sendiri. Jangan sampai kita kehilangan jati diri karena terlalu larut dengan budaya modern,” ujarnya, 6 Oktober 2025.
Ia menilai, generasi muda memiliki peran sentral dalam menjaga keberlanjutan budaya, terutama karena mereka merupakan pewaris dan penerus nilai-nilai tersebut.
Melalui kegiatan budaya, festival seni, maupun program pendidikan berbasis kearifan lokal, pemerintah daerah telah berupaya mendorong pelestarian budaya. Namun, dukungan generasi muda tetap menjadi faktor penentu.
Selain itu, Evandi menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan budaya lokal. Ia mendorong anak muda Gumas untuk membuat konten positif yang mengangkat seni dan tradisi daerah, sehingga budaya lokal dapat dikenal lebih luas.
“Budaya itu harus dihidupkan. Kalau tidak kita jaga, perlahan-lahan akan hilang,” tandas Politisi Partai Nasdem ini. (IST)









