Selamat Pagi | Senin, Maret 16, 2026
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
Masap News Portal Berita Online Terpercaya
Home Berita Daerah Gunung Mas DPRD Kabupaten Gunung Mas

Perkawinan Usia Anak Berpotensi Ganggu Masa Depan Anak

adminmasap by adminmasap
Oktober 17, 2025
in DPRD Kabupaten Gunung Mas
0
Rayaniatie Djangkan. (MASAPNEWS/GCM)

Rayaniatie Djangkan. (MASAPNEWS/GCM)

26
SHARES
198
VIEWS






MASAPNEWS – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Pdt Rayaniatie Djangkan, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan terjadinya perkawinan usia anak. Menurutnya, anak yang menikah di bawah usia 16 tahun sangat rentan mengalami tekanan psikologis dan berbagai persoalan lain yang dapat mengganggu perkembangan jiwa dan masa depan mereka.

“Anak yang kawin di usia anak, usia belum 16 tahun, jiwanya bakal terganggu tatkala dihadapkan dengan persoalan rumah tangga dan persoalan lainnya,” tegas Rayaniatie, 17 Oktober 2025.

Ia menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga bukanlah sesuatu yang ringan. Dibutuhkan kematangan mental, kemampuan berpikir, serta tanggung jawab yang besar untuk menjalani pernikahan. Anak-anak yang belum dewasa secara fisik maupun mental akan kesulitan menghadapi tekanan tersebut, sehingga berisiko mengalami stres, depresi, bahkan kekerasan dalam rumah tangga.

Rayaniatie menekankan bahwa perkawinan usia anak juga berdampak pada terhambatnya pendidikan. Anak yang seharusnya bersekolah justru terpaksa berhenti dan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan. Kondisi ini dapat memperpanjang lingkaran kemiskinan dalam keluarga.

Ia pun mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa untuk lebih aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko dan dampak negatif perkawinan usia anak. Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan, dan satuan pendidikan.

“Kita ingin anak-anak Gumas tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan cerah. Karena itu, perkawinan usia anak harus dicegah,” pungkasnya. (IST)

Previous Post

PTMSI Gunung Mas Bahas Program Kerja 2025

Next Post

GPM mudahkan masyarakat beli bahan pokok dengan harga terjangkau

Related Posts

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari. (IST)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

DPRD Gumas: Bercocok tanam tidak harus di lahan luas

November 21, 2025
Rayaniatie Djangkan. (MASAPNEWS/GCM)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

Fraksi Gernas minta Disdikpora Gumas inventarisasi kerusakan sarpras pendidikan

November 20, 2025
Karollina. (MASAPNEWS/GCM)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

Warga Penda Rangas berharap perbaikan jalan menuju Miri

November 20, 2025
Lelie. (IST)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

Fraksi PDI-P DPRD Gumas minta OPD pengelola PAD bekerja lebih optimal

November 20, 2025
Endra. (MASAPNEWS/GCM)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

Legislator apresiasi respons cepat Damkar Rungan selamatkan banyak rumah

November 20, 2025
Legislator Kabupaten Gumas Nomi Aprilia. (MASAPNEWS/GCM)
DPRD Kabupaten Gunung Mas

Waket I DPRD Gunung Mas minta lelang proyek fisik dipercepat

November 19, 2025
Next Post
IST

GPM mudahkan masyarakat beli bahan pokok dengan harga terjangkau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Tim Skyger Vertical Voyage Indonesia yang sempat dikabarkan hilang saat melakukan ekspedisi ditemukan selamat di wilayah Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (27/8/2021). (Foto : Dokumentasi pribadi)

    Sempat dikabar hilang, Tim Ekspedisi Panjat Tebing Puruk Sandukui ditemukan selamat

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Polres Gumas Amankan Tiga Tersangka Illegal Mining

    492 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Berikut asal nama Tahura Lapak Jaru, satu-satunya tahura di Kalteng

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Sejumlah warga Kalteng jadi korban investasi bodong hingga Rp2 miliar lebih

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Berbalas Pantun Warnai Pembukaan Musda IV MD-AHK Kabupaten Gumas

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Masap News Portal Berita Online Terpercaya

Follow us on social media:

Informasi

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi
Info Pemasangan Iklan

Kategori

  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • Berita Daerah
  • DPRD Kabupaten Gunung Mas
  • DPRD Kotawaringin Timur
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Gunung Mas
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur
  • Kriminal
  • Lamandau
  • Murung Raya
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Palangka Raya
  • Pariwisata
  • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
  • Politik
  • Pulang Pisau
  • Seruyan
  • Sukamara
  • Uncategorized
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Berita Daerah
    • Palangka Raya
    • Katingan
    • Gunung Mas
      • Pemerintah Kabupaten Gunung Mas
      • DPRD Kabupaten Gunung Mas
    • Kotawaringin Timur
      • DPRD Kotawaringin Timur
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Kapuas
    • Kotawaringin Barat
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pariwisata
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.