MASAPNEWS – Pemerintah Pusat pada Tahun 2025 telah menetapkan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026, yaitu “Kedaulatan Pangan dan Energi, serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif” dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
“Sejalan dengan itu, APBN Tahun 2026 difokuskan pada kebijakan fiskal yang ekspansif, terarah, dan terukur, dengan delapan agenda prioritas sebagai berikut,”ucap Bupati Jaya S Monong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, saat rapat paripurna di Kuala Kurun, Senin, 17 November 2025.
Agenda prioritas yang dimaksud yakni Ketahanan pangan; Ketahanan energi; Program Makan Bergizi Gratis; Pendidikan bermutu; Kesehatan; Pembangunan desa, koperasi, dan UMKM; Pertahanan, hukum, dan keamanan; dan Akselerasi investasi dan perdagangan.
Sebagai tindak lanjut dari arah pembangunan nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menyusun RKPD Tahun 2026 dengan tema “Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Komoditas Unggulan.”
Tema tersebut dituangkan ke dalam tujuh prioritas pembangunan Kabupaten Gunung Mas, yaitu Peningkatan aksesibilitas pembangunan, sarana prasarana permukiman, kawasan perekonomian, dan infrastruktur pelayanan publik.
Optimalisasi pelaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan, Peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan untuk mewujudkan masyarakat yang unggul, dan Penguatan sosial budaya masyarakat yang madani dan setara.
Peningkatan hilirisasi potensi sumber daya alam unggulan dengan tetap memperhatikan kondisi sosial dan budaya masyarakat, Pemanfaatan program perlindungan sosial yang adaptif dan integratif, dan Peningkatan kinerja pemerintah daerah yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan.
Agar pembangunan Tahun 2026 berjalan efektif, prioritas dan sasaran pembangunan daerah harus terus disinergikan dengan prioritas nasional. Sinergi ini penting untuk menjaga konsistensi, keterpaduan, dan kesinambungan pembangunan dari tingkat Pusat hingga Daerah.
“Karena itu, diperlukan dukungan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai, disertai strategi, langkah-langkah konkrit, dan upaya terukur untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” tandasnya.









