MASAPNEWS – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) terus mendorong perpustakaan menjadi pusat literasi, inovasi, dan kreativitas pembelajaran bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Gumas, Richard, melalui Asisten I Setda, Lurand, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi di Kuala Kurun, Rabu (19/11/2025).
“Perpustakaan saat ini bukan lagi sekadar tempat penyimpanan buku. Kini menjadi ruang belajar bersama, pusat berbagi pengetahuan, pusat data dan informasi, sekaligus wadah kreativitas yang mendorong inovasi,” ujarnya.
Bimtek dengan tema “Perpustakaan Sebagai Pusat Literasi, Inovasi, dan Kreatifitas Pembelajaran” ini diikuti oleh pustakawan, guru, dan pegiat literasi yang menjadi garda terdepan dalam menciptakan masyarakat melek informasi, berpikir kritis, dan kreatif.
Kepala DPK Gumas, Maria Efianti, menekankan pentingnya literasi informasi di era digital. Menurutnya, pustakawan, guru, dan pegiat literasi memiliki peran strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui inovasi dan kreativitas.
“Meski demikian, masih ada kesenjangan kemampuan literasi informasi di kalangan masyarakat. Bimtek ini penting untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan informasi, sehingga perpustakaan bisa menjadi penggerak utama literasi masyarakat,” kata Maria.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran seumur hidup, di mana masyarakat dapat mengakses, mengevaluasi, dan mengolah informasi untuk menghasilkan solusi inovatif dan karya kreatif.
“Pada akhirnya, semua upaya ini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya literasi di masyarakat Gumas secara keseluruhan,” tutup Maria. (ist)









