MASAPNEWS – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian kearifan lokal dan penguatan kelembagaan adat.
Hal ini terlihat dari kehadiran Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., saat pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Gunung Mas, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Damang Batu, Jalan P. Diponegoro, Kuala Kurun ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, S.E., M.Si., Ketua Harian DAD Kalteng Prof. Dr. Andrie Elia Embang, serta unsur Forkopimda dan tokoh adat se-Kabupaten Gunung Mas.
Musda III ini mengusung agenda strategis, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2019-2024, penyusunan program kerja, serta pemilihan pengurus DAD untuk masa bakti 2025-2030.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap peran DAD.
Ia menegaskan, Polri memandang lembaga adat sebagai mitra strategis dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kehadiran dirinya saat pembukaan Musda adalah wujud penghormatan Polri terhadap nilai-nilai luhur budaya Dayak.
Ia menyebut sinergitas antara hukum positif negara dan hukum adat sangat krusial, terutama dalam menyelesaikan konflik sosial di masyarakat.
“Kami mendukung penuh Musda III ini agar melahirkan kepengurusan yang solid, mampu melestarikan falsafah ‘Huma Betang’ serta ‘Belom Bahadat’, demi Gunung Mas yang aman dan harmonis,” ujar AKBP Heru Eko Wibowo.
Lebih lanjut, Kapolres berharap DAD yang baru nanti dapat terus berkolaborasi dengan kepolisian.
“Tantangan modernisasi ke depan semakin kompleks. Kami berharap DAD terus menjadi pilar yang menjaga keseimbangan antara kemajuan zaman dan kelestarian adat, serta bersama-sama Polri mencegah potensi gangguan keamanan melalui pendekatan kearifan lokal,” tambahnya.
Musda III DAD Kabupaten Gunung Mas dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 10-12 Desember 2025.
Kegiatan pembukaan berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan semangat persatuan masyarakat Adat Dayak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau. (IST)









