MASAPNEWS-Bupati Kabupaten Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE, M.Si hadiri rapat paripurna ke 6 masa persidangan I tahun 2021 tentang jawaban Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap pemandangan umum fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (10/11/2021).
Adapun agenda rapat paripurna tersebut adalah penyampaian jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi pendukung dewan yang telah disampaikan pada sidang paripurna sebelumnya melalui juru bicara fraksi masing-masing terhadap penyampaian 4 Raperda.
Pada kesempatan tersebut Bupati Gumas Jaya S Monong dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, khususnya kepada pimpinan fraksi-fraksi pendukung dewan atas pemandangan umum yang telah disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya.
“Untuk itu saya mengaprisiasi kepada fraksi atas dukungan terhadap 4 buah raperda untuk dilakukan pembahasan bersama antara pihak Eksekutif dan Legislatif sesuai mekanisme dan tahapan-tahapan pembahasan lebih lanjut sesuai jadwal yang ditentukan,” ujar Jaya.
Terkait hal tersebut, kata Bupati, bahwa penyerapan anggaran kegiatan kontrak tahun Jamak (Multy Years Contrac) setiap paket adalah peningkatan jalan Tumbang Miri, Batu Tangkui, Tumbang Marikoi penyerapan anggarannya sebesar 100 persen dari nilai pembayaran TA 2021 sebesar Rp.8.821.179.000. Jadi sisa anggaran yang akan dibayar sesuai kontrak sebesar Rp 25.773.084.400 pada TA 2022 sebesar Rp. 12.971.106.700. Dan pada TA 2023 sebesar Rp.12.801.977.700.
Sedangkan peningkatan jalan Tumbang Miri, Tumbang Sian, Tumbang Napoi penyerapan anggarannya sebesar Rp.6.593.880.440, atau 42,31% dari nilai pembayaran TA 2021 sebesar Rp 15.585.358.000. Sisa anggaran yang akan dibayar sesuai Kontrak sebesar Rp.54.392.392.000, dengan rincian sebesar Rp.27.441.071.000 pada TA 2022. Dan pada TA 2023 sebesar Rp 26.951.321.000, ungkapnya
Pada peningkatan jalan Parempei, Harang Karamat, Bereng Jun, dia menyebutkan, bahwa rencana penyerapan anggarannya dilakukan pada minggu ke 3 bulan Nopember 2021, karena realisasi kemajuan fisik kontruksi telah mencapai 23,55 peresen dan telah berhak untuk mendapatkan pembayaran sekaligus senilai Rp.7.715.228.000.
Pembangunan Pile Slab menuju oprit Jembatan Sepang di sepang Kota penyerapan anggarannya sebesar Rp 6.396.535.000 atau 100 persen dari nilai pembayaran Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 6.396.535.000,- dengan realisasi kemajuan fisik kontruksi
sebesar 36,61 persen, ujar dia.
Selain itu, kata Bupati Jaya, target pengembangan jagung hibrida pada tahun 2021 seluas 300 hektar yang nantinya akan dilaksanakan di 8 Kecamatan, diantaranya 19 Desa dan 6 Kelurahan hingga 32 kelompok tani di Kabupaten Gunung Mas. Dan dari target pengembangan 300 hektar saat ini sudah tertanam seluas 234 hektar, maka tersisa 66 hektar.(HY/MN)









