MASAPNEWS – Keberadaan perajin seni ukir kayu di Kabupaten Gunung Mas mendapatkan perhatian maupun dukungan penuh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, yang akan mengirimkan dua orang pengrajin ke Bali untuk mengikuti pelatihan dalam rangka pengembangan kreativitas.
“Rencana kami akan mengirimkan 2 orang ini dalam rangka meningkatkan minat dan bakat serta kreativitas mereka sebagai perajin seni ukir kayu khas daerah, khususnya di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” ujar Kadisperindag Luis Eveli melalui Kabid Perindustrian Gumas Younita Asmawati, Selasa (16/11/2021).
Menurutnya, pelatihan kerajinan kayu ini merupakan langkah pemerintah untuk melestarikan budaya seni ukir khususnya di Gumas sudah mulai akan dikembangkan. Dan hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk peningkatan sumber daya manusia oleh pemerintah daerah dalam mewujudkan Gumas sebagai kota wisata.
Selain melestarikan budaya, pelatihan ini juga sebagai upaya untuk menumbuhkan wirausaha baru dalam bidang seni ukir kayu sebagai produk unggulan tahun depan. Setelah selesai pelatihan, pengrajin seni ukir ini nantinya akan dipersiapkan untuk instruktur lokal.
Ditambahkan dia, para peserta yang dikirim akan mengikuti pelatihan sampai benar-benar matang. Pemilihan wilayah Bali ini sebagai tempat pelatihan dikarenakan daerah tersebut merupakan daerah penghasil kerajinan ukir kayu yang sangat terkenal di Indonesia, dan pilihan lain bisa juga di daerah Jepara.
“Kami harap dua orang ini nantinya akan mendapatkan ilmu yang dapat diterapkan di Kabupaten Gumas dalam membuat kerajinan cendera mata atau souvernir untuk para wisatawan lokal dan manca negara yang berkunjung ke daerah kita. Untuk itu kami juga minta dukungan pemda agar bisa terlaksana dengan mengirim dua orang pengrajin seni ukir,” tutup Younita. (HY/MN-2)









